IBC, Tuban – Pemuda Bergerak Plumpang menggelar kegiatan festival seni budaya secara virtual dengan tajuk “Festival Tikungan Tajam” pada Sabtu (19/12) siang tadi di Desa Plumpang Kecamatan Plumpang Kabupaten Tuban.

Ketua Pemuda Bergerak Plumpang, Bambang Budiono, menjelaskan bahwa tujuan penyelenggaraan festival ini dalam rangka menghidupkan wisata seni budaya di kampung kelahirannya itu.  

Ia berharap, dengan adanya wisata seni budaya ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar agar dapat menjajakan jualannya.

“Kegiatan ini untuk menghidupkan wisata seni budaya agar dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” jelasnya.

Bambang menuturkan, kegiatan festival seni budaya saat ini terpaksa diselenggarakan secara virtual terlebih dahulu lantaran kondisi Kabupaten Tuban yang kembali menjadi zona merah penyebaran Covid-19. Menurutnya, festival semacam ini akan digelar secara rutin kedepannya.

“Semoga selanjutnya setelah ini dapat menjadi festival kampung yang lebih besar, tentu setelah pandemi berlalu,” tuturnya.

Saat disinggung apakah kegiatan tersebut bekerjasama dengan Pemerintah Desa setempat, Bambang menegaskan bahwa pihaknya ingin menunjukkan keseriusan terlebih dahulu sebelum menjalin kerjasama lebih jauh.

“Sementara ini masih belum, dari kita ingin menunjukkan keseriusan ke Pemdes sebelum kerjasama lebih lanjut,” tandasnya.

Sekedar informasi, kegiatan Festival Tikungan Tajam ini diisi oleh pelbagai kegiatan seperti pentas puisi, pentas teater, musik akustik, sarasehan budaya, musik kontemporer, geguritan, seni tari, monolog, pantomim, sinau gambar, sinau kerajinan tangan dan sudut baca.

Tidak hanya itu, tampak hadir beberapa seniman Tuban seperti Miftakhul Arifin, Arif Ponco Atmojo, Batukali Project, Zenobi, Budiwasasih dan Sahaya Santanaya.

Penulis: MAA/Editor: MH