IBC, PEKANBARU – Kondisi Kota Pekanbaru dipenuhi tumpukan sampah sepanjang bahu jalan semenjak 3 hari belakangan ini.

Wajah ibu kota provinsi mendadak “Bau Busuk” oleh banyaknya sampah-sampah rumah tangga yang sudah menumpuk disepanjang jalan disebabkan habisnya kontrak tenaga harian lepas Dinas Lingkung Hidup (DLH) Kota Pekanbaru, Riau.

Pegiat lingkungan, Usamah Khan mengkritisi manajemen Pemkot yang dianggapnya buruk, penyebab menumpuknya limbah rumah tangga tersebut.

“Manajemen pengelolaan sampah kota Pekanbaru buruk, selama Firdaus menjabat walikota, tidak pernah mendapatkan penghargaan Adipura lagi,” kata Usamah Khan kepada Biro IBC Riau ketika ditemui dimarkas yang berada di Jalan Cik Ditiro, Kota Pekanbaru, Minggu (3/1/2021).

Usamah menawarkan dibentuknya TPS (tempat pembuangan sampah) bergerak ditiap kelurahan, meniru yang telah dilakukan didaerah Jawa sebelumnya.

“Saat ini kita ada 86 kelurahan, jadi mestinya pemerintah menyediakan bak sampah bergerak, sebanyak itu dan menekankan kepada kelurahan untuk melakukan pengawasan diwilayahnya masing-masing,” tambahnya menjelaskan.

Ia juga mengingatkan pemerintah agar tidak lagi menyelahkan masyarakat dengan dalih kurangnya kesadaran dari warga untuk membuang sampah pada TPS.

“Sebab hal itu dikarenakan belum siapnya solusi yang diberikan oleh pihak Pemkot sebagai pengelola daerah,” ujar Usamah.

Belum ada pihak yang berhasil dihubungi dari pihak DLH terkait konfirmasi pemberitaan ini.

Penulis : Faisal | YES