IBC,JAKARTA – Mauricio Pochettino akhirnya mendapatkan pekerjaan baru sebagai manager baru Paris-Saint Germain menggantikan Thomas Tuchel yang dipecat klub pada awal pekan ini.

Pelatih asal Argentina itu telah absen melatih sejak November lalu ketika dia dipecat oleh Tottenham setelah lima setengah tahun bertugas.

Pochettino telah menandatangani kontrak hingga 30 Juni 2022, dengan opsi tambahan satu tahun.

“Saya sangat senang dan merasa terhormat menjadi pelatih baru Paris Saint-Germain,” kata Pochettino seperti yang dilansir laman resmi PSG, Sabtu (2/1/2021) wib.

Dirinya mengucapkan terima kasih atas keoercayaan klub yang telah diberikan kepadanya.

“Saya ingin berterima kasih kepada manajemen Klub atas kepercayaan yang mereka berikan kepada saya. Seperti yang Anda ketahui, klub ini selalu memiliki tempat khusus di hati saya. Saya memiliki kenangan indah, terutama tentang atmosfer unik di Parc des Princes,” ucap Pochettino.

Selanjutnnya Pochettino menyampaikan bahwa tim ini memiliki potensi yang luar biasa.

“Tim ini memiliki potensi yang luar biasa dan staf saya dan saya akan melakukan semua yang kami bisa untuk mendapatkan yang terbaik untuk Paris Saint-Germain di semua kompetisi,” ujarnya.

Kemudian Pochettino menambahkan akan memberikan yang terbaik untuk klub barunya itu.

“Kami juga akan melakukan yang terbaik untuk memberikan tim kami identitas permainan yang agresif dan menyerang yang selalu dicintai oleh penggemar Paris.” tambahnya.

Dia juga akan berada di bawah tekanan untuk memberikan gelar Ligue 1 musim ini, dengan PSG saat ini berada di urutan ketiga tetapi hanya satu poin di belakang pemimpin Lyon dan tim urutan kedua Lille.

Perlu diketahui Pochettino menghabiskan tiga musim sebagai pemain di raksasa Prancis antara 2000-03, dan tidak diragukan lagi akan menikmati kesempatan untuk memimpin salah satu klub elit Eropa.

Akan ada harapan besar yang diletakkan di pundaknya saat ia mencoba menginspirasi PSG meraih kemenangan Liga Champions pertama mereka setelah mereka menjadi runner-up di bawah Tuchel musim lalu.

Mantan pelatih Spurs ini belum pernah memenangkan trofi utama sebagai pelatih, dan menjadi runner-up bersama Spurs di Liga Champions pada 2019 dan Piala Liga pada 2015.

Penunjukan itu mengakhiri rumor yang hampir konstan yang menghubungkan Pochettino dengan peran di Manchester United dan Real Madrid .

Sementara itu Pochettino secara teratur menggambarkan Madrid sebagai pekerjaan ‘impiannya’, tetapi mereka tampaknya menjaga kepercayaan dengan Zinedine Zidane untuk saat ini, dan PSG tampaknya menjadi tawaran paling menggoda yang tersedia untuk Pochettino untuk saat ini.

Mantan pemain Timnas Argentina itu menolak tawaran dari orang-orang seperti Benfica dan Monaco sebelum menerima posisi di PSG.

Penulis : FA | YES