INC, MEDAN – Wakil Kepala Kepolisian Resort Kota Besar (Wakapoltabes) Medan Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Irsan Sinuhaji menjelaskan bahwa Personil Unit Reskrim Polsek Medan Kota berhasil mengamankan dua pelaku pencurian dengan aksi kekerasan berinisial YS dan AR.

“Karena melawan petugas, AR diberikan tindakan tegas dan terukur hingga akhirnya meninggal dunia, pelaku ini juga seorang residivis kasus pencurian dengan pemberatan di wilayah hukum Delitua dan baru keluar tahun 2020 ini,” tuturnya saat memimpin Konferensi Pers didampingi Kapolsek Medan Kota Kompol Rikki Ramadhan, dan Kanit Reskrim Iptu M Ainul Yaqin bertempat di depan Kamar jenazah RS. Bhayangkara TK ll Medan, Jumat (8/1/2021).

Irsan  mengatakan Personil unit Reskrim Polsek Medan Kota sedang melaksanakan patroli dan mendapatkan informasi bahwa DPO bernama AR pelaku aksi pencurian dengan kekerasan sedang melakukan aksinya di jalan. Dimana sebelumnya diketahui korbannya seorang wanita berinisal TAN (20) warga Jalan Sutrisno Gang Amal, Kelurahan Komat I, Kecamatan Medan Area.

“Kemudian petugas bertemu dengan pelaku AR di jalan dan diamankan, setelah diinterogasi bahwasanya pelaku mengakui telah berulang kali melakukan pencurian di beberapa TKP wilayah hukum Polsek Medan Kota,” kata ungkap pria Lulusan Akpol 1999 ini

Mantan Kapolres Oku Sumsel ini juga menyebutkan bahwa saat dilakukan pengembangan pelaku AR mencoba mengambil sebuah pisau kecil dari slip celananya dan melakukan perlawanan terhadap petugas. Sehingga petugas terkena sabitan pisau di bagian tangan sebelah kiri dan selanjutnya petugas mengeluarkan tembakan peringatan sebanyak tiga kali namun tidak diindahkan dan pelaku kembali melakukan perlawanan sehingga petugas melakukan tindakan tegas terarah terukur ke arah dada. Pelaku AR kemudian dibawa RS Bhayangkara dan dinyatakan sudah meninggal dunia.

“Sebagai barang bukti polisi mengamankan 1 Unit HP Redmi Note 8 Warna Hitam, 1 Unit Sepeda Motor Honda Beat dan 1 buah Rekaman CCTV.” pungkas Irsan.

Penulis : Rudolf Tobing | YES