IBC, SULA – Dosen Perguruan Tinggi STAI Babussalam Sula Maluku Utara Azis Los’en menyanyangkan tindakan Ketua BPD dan Kades Pohea yang dinilai mencederai konstitusi saat melakukan Musyawarah Desa (Musdes).

“Ketua BPD dan Kades Pohea juga melakukan tindakan inkonstitusional dengan mengabaikan Undang-Undang (UU) Desa Nomor 6 Tahun 2014 pasal 54 ayat 1 tentang peserta yang wajib hadir saat Musdes digelar,” ujarnya saat dimintai konfirmasi IBC terkait pelaksanaan Musdes melalui pesan singkat WhastApp, Selasa (19/1/2021).

Azis Los’en menuturkan bahwa tindakan Pemuda Pohea sudah benar dan tepat untuk menyelesaikan perkara semacam ini

“Saya pikir Pemuda Pohea melakukan torobosan yang cukup baik, dan wajib di respon oleh instansi terkait,” tuturnya.

Selain itu Azis mengatakan Kepala Dinas PMD harus segera memediasi hal ini sehingga dapat mengevaluasi setiap kebijakan yang diambil oleh BPD dan Kades sudah benar ataukah belum

“Kadis PMD seharusnya sudah memediasi hal ini karena surat telah disampaikan, sepatutnya pula kadis mengundang ketiga bagian ini untuk duduk berembuk bukan malah dibiarkan aspirasi masyarakat maupun Pemuda ditindas oleh bawahannya di desa,” kata mantan Ketua Umum KAMMI Kepsul ini

Terakhir dirinya menyampaikan peristiwa ini bayak terjadi pada desa-desa di Kepulauan Sula.

“Jadi Kadis PMD jangan terlalu loyo menjalankan tugasnya sebagai perpanjag kesejahtraan masyarakat,” tutup Azis tegas.

Penulis : Sarif | YES