IBC, TALIABU – Tahun 2021 ini, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pulau Taliabu, akan mewajibkan pengelolaan anggaran desa melalui aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes).

Hal ini dilakukan dengan mengikuti kebijakan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia Kemendes PDTT RI) yang dinilai efektif.

Dimana, aplikasi ini langsung dikembangkan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Oleh karena itu, pada Selasa (26/1/2021), sekira pukul 10:20 WIT, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pulau Taliabu menggelar sosialisasi dan penyerahan aplikasi Siskeudes.

“Sesuai arahan dari Kementrian Desa (Kemendes), diwajibkan Pemerintah Desa harus menggunakan apilaksi tersebut.” ucap Salim Ode Hewi, selaku Kepala Bidang Lembaga Kemasyarakatan, Hukum, Adat, Dan Administrasi Pemerintahan Desa, DPMD Pulau Taliabu.

Dirinya mengatakan tujuan aplikasi ini dapat memaksimalkan keuangan Desa.

“Secara efisien dan efektif,” kata Salim.

Ditambahkannya dalam mensosialisakan aplikasi Siskeudes ini juga membutuhkan waktu yang fleksibel.

Mengingat bahwa, Pulau Taliabu yang terkendala persoalan jaringan di sejumlah desa, dan dilain sisi masih dalam masa pandemi Covid-19.

“Dan kondisi ruangan yang tidak memadai, sehingga kita tidak bisa menghadirkan semua Desa dari 71 Desa di Kabupaten Pulau Taliabu,” imbuh Salim.

Di antara 71 desa se-Taliabu, baru 21 desa yang telah mengikuti sosialisasi program Siskeudes ini, yakni, Desa Bobong, Kawalo, Wayo, Limbo, Meranti Jaya, Kramat, Pancoran, Lohokbuba, Kilong, Ratahaya, Ufung, Samuya, Sofan, Mantarara, Belo, Kamaya, Waikoka, Ngaki, Sumbong, Kabuno dan Habunuha.

Penulis : HVD | YES