IBC, SUMSEL – Pada minggu kelima Januari 2021 Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel dan Polres kabupaten kota menangkap 73 tersangka kasus narkoba dengan 53 Laporan Polisi.

“Dari 72 tersangka sebanyak 63 tersangka merupakan pengedar narkoba, sedangkan 10 orang tersangka lainnya merupakan pemakai barang haram tersebut dan untuk barang bukti yang disita yaktu sabu-sabu sebanyak 334,32 gram, ganja 14,12 gram dan pil ekstasi sebanyak 41,1/4 butir,” kata Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi, diwawancara wartawan IBC ketika diruang kerjanya, Senin (01/02/2021).

Supriadi menjelaskan dari segi banyaknya Laporan Polisi (LP) yang diungkap, Muba dan Polres Muara Eni m masing-masing dengan 9 Laporan Polisi, Polrestabes Palembang 7 laporan Polisi, Polres Ogan Komering Ilir 5 Laporan Polisi ,lalu dari Dit Res Narkoba, Polres Banyuasin, Polres Ogan Komering Ulu ,Polres Ogan Komering Ulu Timur dan Polres Lubuk Linggau masing-masing dengan 2 Laporan polisi.

“Lalu Polres Ogan Ilir, Polres Lahat, Polres Prabumulih, Polres Ogan komering Ulu Selatan, Polres Empat Lawang, Polres Pali dan Polres Muratara masing-masing 1 Laporan Polisi,” jelasnya.

Selanjutnya Supriadi menyampaikan dari segi Tersangka yang ditangkap yaitu Polrestabes Palembang dengan 11 Tersangka, Kemudian Polres Muara Enim 12 Tersangka, , Polres Ogan Komering Ilir, dan Polres Musi.Banyuasin masing-masing 9 Tersangka ,dan Ditresnarkoba Polda Sumsel 4 tersangka.

“Sedangkan.Polres Pagar Alam, Polres OKU , Polres OKUT Polres Lubuk Linggau dan Polres Musi Rawas masing-masing 3 Tersangka.,sedangkan Polres Oi dan Polres. Muratara masing masing 2 tersangka, kemudian Polres Lahat,Polres. Prabumulih, Polres OKUS, Polres EmpatLlawang.dan Polres Pali masing masing 1 tersangka,” lanjutnya.

Terakhir ia ungkapkan, dari barang bukti narkoba yang disita seperti narkotika jenis sabu, ganja dan ekstasi setidaknya aparat kepolisian telah menyelamatkan 2.154 anak bangsa dari penyalahgunaan narkoba.

“Dengan terungkapnya peredaran sejumlah kasus tersebut, Polda Sumsel tidak henti-hentinya menghimbau kepada masyarakat untuk selalu melakukan pengawasan terhadap anak dan keluarga masing-masing dari pengaruh buruk narkoba yang dapat merusak generasi penerus bangsa,” tutup Supritadi.

Penulis : Zul | YES