IBC, JATENG – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mencanangkan Gerakan di Rumah Saja selama dua hari dengan hastag #JATENGDIRUMAHSAJA.

“Saudara-saudaraku. Hanya 2 hari. Ya, Dua hari tanggal 6 dan 7 Februari, Saya minta panjenengan (kamu – red) semua di rumah saja,” ajak Ganjar melalui siaran video melalui halaman Facebooknya, Jum’at (5/2/2021).

Gerakan Jateng di Rumah Saja selama 2 hari bukan sebagai sinyal penerapan lockdown, menurutnya gerakan ini adalah untuk menegakkan kembali disiplin protokol kesehatan yang menurun.

“Kita sedang belajar disiplin, bukan lockdown. Karena faktanya kedisiplinan masyarakat sudah mulai menurun dan ini yang kita coba lalukan dengan cara lebih persuasif,” ungkap Ganjar.

Ganjar mengatakan Gerakan Jateng di Rumah Saja diharapkan menjadi momen bagi warga Jawa Tengah mengheningkan cipta untuk tenaga kesehatan, tokoh agama, tokoh masyarakat hingga warga secara umum yang jadi korban Covid-19.

Ia menambahkan pengorbanan dua hari juga dapat digunakan sebagai momen hening cipta. Terutama untuk membayangkan perasaan dari keluarga dari penderita Covid-19 yang meninggal dunia.

“Semacam hening cipta yang agak lama, sebagai wujud empati dan hormat kita pada para pahlawan Covid yang gugur mendahului kita,” katanya.

Soal tidak adanya sanksi dalam penerapan gerakan ini, Ganjar menegaskan, dirinya tidak ingin menghukum rakyat.

“Sebab menurutnya, soal regulasi sebenarnya sudah ada dan konteks dari gerakan ini adalah membangun perilaku dan kesadaran,” tegasnya.

Penulis : FA | YES