IBC, JAKARTA – Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek), Agus Susanto menghadiri rapat bersama Komisi IX DPRI, Selasa 9 Februari 2021 di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat. Dalam rapat tersebut, Agus memaparkan bahwa fakta sekarang ini dana pekerja yang dihimpun oleh instansinya (BPJamsostek) ada dan aman.

“Dana pekerja aman, dana pekerja ada. Saya tegaskan sekali lagi, dana pekerja di BPJamsostek aman,” tegas Agus.

Lebih lanjut Agus menjelaskan, terkait penurunan aset yang mengalami penurunan nilai dan hal itu dibenarkan Agus. Namun hal tersebut bukanlah tanpa alasan, sebab kata Agus, sebagian aset yang dimiliki BPJamsostek memang dialokasikan sesuai peraturan perundangan, yaitu pada saham dan reksadana. “Yang mana pada saat ini telah terjadi penurunan akibat fluktuasi pasar modal yang bersifat tidak statis,” imbuhnya.

Selain itu tambah Agus, BPJamsostek juga tidak pernah mengalami kerugian ataupun membukukan kerugian.

“BPJamsosetek tidak pernah mengalami kesuliltan likuiditas, karena posisi likuiditas BPJamsostek saat ini sangat kuat. Oleh sebab itu, BPJamsostek selalu dan akan terus mampu untuk membayar klaim dari pekerja. Saya kira hal ini tak perlu dirisaukan dan diragukan, bahwa semua klaim yang diajukan ke BPJamsostek dipastikan bisa dibayar,” terang Agus.

Demikian pula terkiat pengelolaan dana yang dilakukan BPJamsostek sambung Agus, selalu mengacu kepada instrumen dan batasan investasi yang ditetapkan dalam peraturan, diantaranya PP 99 tahun 2013, dan PP 55 tahun 2015.

Sambungnya, strategi investasi dan pengelolaan dana BPJamsostek diakui Agus selalu mengutamakan aspek kepatuhan dan kehati-hatian dengan menerapkan tata kelola yang baik. Sebab itu, BPJamsostek selalu diawasi oleh lembaga-lembaga yang independent seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), DJSN, kantor akuntan publik, OJK serta didampingi langsung oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Oleh karena itu, sekali lagi, kami menghimbau untuk menyetop melakukan provokasi atau ‘menggoreng’ BPJamsostek menjadi isu yang ‘sexy’, stop! menebarkan informasi-informasi yang sifatnya meresahkan para pekerja. Karena ini damage impact-nya terhadap perekonomian Indonesia sangat luar biasa, di tengah pemerintah sedang berupaya keras untuk memulihkan perekonomian masyarakat yang tengah menderita karena Covid-19,” tegas Agus.

Ia juga meminta untuk semua kalangan melihat hal ini secara proporsional. Dan, di akhir pemaparannya, Agus mengucapkan banyak terima kasih kepada Komisi IX atas kesempatan yang diberikan Komisi IX agar bisa menjelaskan dengan gamblang terkait pengelolaan dana milik peserta BPJamsostek

Pihaknya juga berterima kasih kepada pemerintah, khususnya Kementerian Ketenagakerjaan RI, Kementerian Keuangan RI dan semua stakeholder atas kerjasama yang luar biasa, dorongan dan support agar jajaran direksi bisa bekerja dengan sebaik-baiknya.

“Kami jajaran direksi bekerja dengan sepenuh hati, sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang ada. Kami melakukan ini betul-betul untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia,” tutupnya.

Penulis : FA|YES|SPHP