IBC, TALIABU – Pegawai Tidak Tetap (PTT) di lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Taliabu (Pemda Pultab), hingga kini belum diketahui pasti kapan akan diaktifkan berkantor kembali.

Pasalnya, menjelang 2 (dua) bulan terhitung sejak awal Januari 2021, tenaga PTT masih terus dirumahkan (libur).

Sekertaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Aparatur (BKPSDMA), Kabupaten Pultab Surati Kene mengatakan soal putusan untuk keaktifan PTT bukan kewenangan pihaknya.

Meski begitu, dirinya mengungkapkan bahwa pada tahun ini, pihaknya diperintahkan untuk merekap data tenaga PTT dengan melihat beban kerja di setiap lingkup Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Pulau Taliabu.

“Namun, kami (BKPSDMA – red) diarahkan untuk merekap PTT yang kami jalankan, PTT itu kita rekrut secara beban kerja di OPD se-Taliabu dari tingkat kabupaten sampai tingkat tingkat kecamatan, baik itu dari pihak kesehatan maupun para guru,” ucap Surati Kene saat dikonfirmasi wartawan di kantornya, Senin (15/2/2021).

“Seperti pada apel (15/2) pagi tadi, Pak Sekda sampaikan juga terkait PTT, bahwa sampai detik ini belum (tau soal diaktifkannya PTT),” tambahnya.

Surati menjelaskan, satu persoalan mendasar soal keaktifan PTT adalah terkait keuangan daerah mengecil.

“Kan kita tahu sendiri, daerah (Taliabu – red) saat ini anggaran APBD-nya masih kecil. Kemudian kita masih revisi pembaharuan terus, jadi sampai detik ini belum ada yang pasti. Nanti kami infokan kalau sudah ada info dari atas (Pimpinan),” ujarnya.

Penulis : HVD | YES