IBC, SUMSEL – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Selatan (Sumsel) dalam waktu dekat akan akan menerapkan proses E-Tilang atau Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) dengan dibantu hadirnya kamera canggih yang bisa merekam pelanggaran bagi pengguna jalan untuk meminimalisisr pelanggaran lalu lintas pengendara roda dua dan roda empat.

Direktur Ditlantas Polda Sumsel melalui Kabag Binopsnal Polda Sumsel AKBP Arif Harsono merencanakan akhir bulan februari akan memasang perangkat E-TLE yang akan dilakukan uji coba dibeberapa titik ruas Kota Palembang yaitu simpang lima DPRD Provinsi Sumsel, simpang angkatan 66, simpang angkatan 45, simpang patal pusri, penggalan jalan bandara dan jalan KM 5.

“Dengan adanya perangkat E-TLE masyarakat akan tetib menggunakan jalan lalu lintas walaupun tidak ada polisi lalu lintas yang jaga sehingga keamanan, keselamatan dan ketertiban lalu lintas berjalan dengan lancar dan insyaallah pembangunan juga berjalan dengan lancar,” ucapnya Arif Harsono saat diwawancara wartawan IBC di ruang kerja Ditlantas Polda Sumsel, Rabu (17/2/2021).

Arif menjelaskan fungsi kamera dalam perangakat E-TLE 24 jam nonstop dan operator yang bertugas personel dari Ditlantas Polda Sumsel serta biaya penggunaan perangkat E-TLE untuk 5 (lima) titik diperkirakan 8-10 miliyar rupiah

“Kecanggihan kamera pada perangkat E-TLE mendeteksi kecepatan pengguna kendaaraan lebih dari maksimum untuk di Kota Palembang 40 km/jam, mendeteksi tidak menggunakan seat belt bagi kendaraan roda empat dan medeteksi plat kendaraan palsu,” jelasnya.

Ia menambahkan setelah selesai pemasangan akhir Februari maka Maret 2021 sudah siap pelaksanaan sosialisasi uji coba E-tilang menggunakan perangkat E-TLE.

“Dimana ketika ada pelanggaran pengguna kendaraan yang dideteksi oleh kamera perangkat E-TLE akan ditelusuri alamat pemilik kendaraan dan akan dikirim surat untuk konfirmasi pelanggaran baru dikenakan E-tilang dan membayar denda melalui BRI virtual account (Briva),” yambah Arif.

Terakhir Arif Haryono mengatakan ketika E- tilang sudah diberlakukan uji coba untuk masyarakat pengguna kendaraan bermotor roda dua dan roda empat di provinsi Sumsel khususnya kota Palembang kedepan tingginya kesadaran terciptanny budaya tertib lalu lintas.

“Mengingat kecelakan lalu lintas semakin meningkat semoga masyarakat sadar akan tertib menggunakan kendaraan bermotor untuk menjaga keamanan dan keselamatannya dalam berlalu lintas sehingga dapat melancarkan pembangunan diwilayah Provinsi Sumsel,” tutupnya.

Penulis : Zul | YES