IBC, TALIABU -Di tahun 2021 ini, tiga perusahaan diantaranya, PT. Agro Mulia Lestari, PT. Inti Agri Persada dan PT. Prima Agri Sejati, siap memproduksikan buah “Kelapa Dalam” di wilayah Pulau Taliabu.

Sebelumnya, pada tahun 2020 lalu, tiga perusahaan tersebut melakukan pembahasan soal AMDAL bersama masyarakat yang bertempat di Aula Desa Kilong.

Sesuai rencana, lahan inti yang dicanangkan oleh PT. Agro Mulia Lestari seluas 7.887 ha, akan diperoleh lahan Pemerintah melalui Hak Guna Usaha (HGU). Sementara untuk diluar dari lahan inti, digunakan sebagai lahan plasma yang diikat oleh perjanjian kerjasama antara PT. Argo Mulia Lestari dengan pemilik lahan.

Menanggapin hal tersebut, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Terpadu (DPMPST) Kabupaten Pulau Taliabu, Jamudin Jamau membenarkan hal tersebut.

“Benar, tiga perusahaan itu akan mengelola Kelapa Dalam,,” ingkaonya saat dikonfirmsi IBC si ruang kerjanya, Kamis (18/2/2021) pagi tadi WIT.

Menurut Jamudin, pengelolaan kelapa dalam yang akan beraktivitas di Pulau Taliabu nantinya dapat membantu para petani.

Sebab, ketiga perusahaan tersebut bakal memproduksikan langsung di wilayah Pulau Taliabu. Dilain sisi, perusahaan tersebut telah mengantongi izin Amdal yang wajib dimiliki.

“Jadi untuk Kelapa dalam itu kan mereka (perusahaan) akan membeli kelapanya (petani),” ucapnya.

Sementara itu, programnya sudah mulai berjalan 2021 ini. Termasuk beberapa wilayah yang akan diduduki perusahaan tersebut diantaranya di wilayah Selatan dan Utara pulau Taliabu.

Insya Allah di 2021 ini, perencanaannya kan begitu, namun tergantung dengan adanya covid. Terlambat disitu,” ujarnya.

Penulis : HVD | YES