IBC, PALEMBANG – Kampung Dongeng Sumatera Selatan (Sumsel) gelar acara pembukaan kelas pendongeng cilik Indonesia dihadiri Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di Sekolah Alam Jakabaring Palembang, sabtu (20/2/2021).

Anggota DPD RI hj Amelia Sobli menghadiri ke acara ini untuk memberikan gaji yang sudah lakukan satu tahun ini dan merupakan sesuai janji kampanye saya sebelum terpilih pada pemilihan anggota DPD RI 2019.

“Alhamdulillah terpilih maka sesuai lima tahun ini kami berikan gaji pokok saya untuk komoditas atau sebuah kelompok yang mendukung pendidikan dan kesehatan di Sumatera Selatan (Sumsel),” ujarnya.

Selanjutnya Amelia Sobli menyatakab DPD RI tugasnya dalam pengawasan dan mencari aspirasi bersama DPR RI untuk membentuk undang-undang jadi tidak ada program spesifik, jika ada program yang disampaikan oleh komunitas langsung kita sampaikan ke kementrian.

“Saya senang sekali banyak komunitas seperti ini di Palembang khususnya di Sumsel karena kegiatan ini salah bentuk kongkrit yang positif anak muda untuk ikut mendukung program pemerintah mengenai pendidikan di Sumsel, oleh karena ini harus kita apresiasi dan angkat supaya mensupport anak-anak muda lainnya untuk melakukan hal yang sama,” ucapnya.

Sementara ditempat yang sama Ketua Kampung Dongeng Sumsel Nino Sundari juga mengatakan kegitan ini adalah salah satu program daerah yang akan diusung ke Nasional.

“Kampung dongeng yang ada di daerah menginventaris anak-anak SD usia 7-14 tahun akan kita latih besic mendongeng, spiking serta kemampuan membuat media praga dan gold dari kegiatan ini adalah drama musicalisasi yang akan dibuat pada hari anak Nasional yaitu dongeng Anak Sriwijaya sehingga mereka akan maju ke nasional sebagai pendongeng cilik utusan Sumsel dan bergabung dengan pendongeng asal daerah lainnya,” ujar Nino.

Terakhir Nino mengungkapkan minat dongeng anak-anak usia 7-14 tahun di sumsel khususnya di Palembang luar biasa tetapi dikalangan guru, mahasiswa dan ibu rumah tangga sangat minim sekali.

“Oleh karena itu tujuan dari kami mendongeng di Sumsel untuk kembali menggalakan budaya bercerita kepada anak-anak dengan melibatkan 3 (tiga) pendongeng Sumsel sehingga dapat menggali potensi satu anak menjadi dongeng yang handal,” tutupnya.

Penulis : Zul | YES