IBC, TALIABU – Kesulitan melewati (akses) jalan saat berkebun, warga Desa Nggele dan Onemay Taliabu Barat Laut, Maluku Utara (Malut) melangsungkan pembangunan Jalan Tani secara gotong-royong yang rutin setiap hari Minggu pagi.

Jalan Tani itu dilakukan secara swadaya oleh masyarakat desa setempat, mengingat bahwa, medan jalan di lokasi perkebunan tersebut mulai merusak akibat dampak dari hujan.

Untuk diketahui, pembangunan Jalan Tani tersebut bermodel setapak, dan berhasil dibangun berkisar 2 (dua) meter dengan menghabiskan 8 karung semen pada tahun lalu.

Sementara untuk 2 (dua) minggu terakhir ini, warga kedua desa tersebut berhasil mengerjakan setapak Jalan Tani dengan panjang sekitar 30 meter.

“Tahun ini, kami lakukan baru dari minggu kemarin setiap minggu kami kerjakan, dan sekitar 30 meter yang kami selesaikan untuk dua minggu ini,” kata Anwar La Unga, seorang warga Desa Nggele pekerja Jalan Tani kepada wartawan melalui Whats’App, Minggu (21/2/2021).

Dilain sisi, inspirasi masyarakat untuk menciptakan jalan tani merupakan keharusan dengan mempetimbangan keadan medan jalan yang mulai rusak parah.

Suasana Warga Desa Nggele-Onemay, Taliabu Barat, Kabupaten Pultab, Malut mengerjakan Jalan Tani, Minggu (21/2/2021). Foto: HVD/IBC.

Dengan begitu, masyarakat pekerja jalan tani tersebut berharap adanya sumbangsih anggaran dari pihak Pemerintah Daerah, untuk memuluskan pembangunan setapak menuju perkebunan warga setempat.

“Kami mengharapkan ada perhatian Pemerintah Daerah Pulau Taliabu, kiranya dapat menyisihkan sedikit anggaran untuk pembangunan Jalan Tani. Sebab bagi kami, terbangunnya Jalan Tani sangatlah menyentuh langsung ke masyarakat,” pintanya.

Penulis : HVD | YES