IBC, SUMSEL – Jaringan Saudagar Muhammadiyah (JSM) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) gelar pelantikan Pengurus tahun 2021 dengan mengusung tema meneguhkan jiwa entrepreneur dan membentuk generasi Muhammadiyah berkemajuan serta berjaya di Aula DPD RI Jakabaring Palembang, Rabu (24/2/2021)

Ketua JSM Provinsi Sumsel Rudi Apriadi mengatakan pelantikan JSM dimana menghimpun kader-kader Muhammadiyah yaitu kader kultular, kader struktural dan kader secara langsung/tidak langsung yang bergerak dibidang swasta

“Kita himpun untuk bersinergi dalam rangka penguatan ekonomi umat sehingga masing-masing usaha yang mereka tekuni berharap akan maju lebih besar sehingga infak sadaqahnya serta zakatnya bisa diberikan untuk pergerakan Muhammadiyah demi kepentingan bangsa dan negara,” ujarnya.

Selanjutnya Rudi mengatakan untuk jangka pendeknya menumbuh kembangkan dan membuka minat dari warga Muhammadiyah khususnya umat islam agar tidak malu dalam memulai menjalankan usahanya baik menjadi pengusaha maupun pedagang.

“Mudah-mudahan dengan mereka menjadi sukses dalam mengembangkan usahanya atau pun jadi pengusaha berarti mereka bisa membesarkan Muhammadiyah dan membesarkan umat sehingga bisa menguasai ekonomi,” harapnya.

Sementara ditempat yang sama Seketaris JSM Provinsi Sumsel Ayat Parsah juga mengatakan pelantikan JSM Provinsi Sumsel ini adalah kegiatan pertama setelah dikeluarkan Surat Keterangan (SK) kepengurusan.

“Setelah pelantikan ini kita akan mengadakan berbagai program-program kerja dimana akan ada kajian-kajian bisnis, pelatihan-pelatihan, membuat pendidikan pengkaderan warga muhammadiyah sehingga akan memberikan semangat berekonomi dalam berwirausaha,” ucap Ayat.

Ia mengungkapkan dalam mutakmar muhammadiyah yang terakhir melahirkan pilar baru untuk pergerakan Muhammadiyah yaitu pilar ekonomi dimana sebelumnya ada pilar pendidikan dan kesehatan.

“Ini akan terus bergerak karena muhammadiyah ini kekuatan besar dan luar biasa dimana awal berdirinya muhammadiyah didirikan oleh KH Ahmad Dahlan berbasiskan ekonomi karena tidak akan mungkin kegiatan berjalan tanpa ada kekuatan ekonomi,” jelas Ayat.

Terakhir Ayat menjelaskan tips berwirausaha agar saudagar bisa bertahan dimasa pandemi covid-19 yaitu harus memperkuat jaringan.

“Dengan adanya jaringan mudah-mudahan dengan keterbatasan dan kesulitan dibidang lain akan tumbuh juga kebidang lainnya karena kita warga muhammadiyah adalah market yang potensila dan dengan berusaha dalam JSM ini pandemi covid-19 tidak mungkin tidak berpengaruh tetapi minimal mempunyai basis sendiri yang bisa menopang kegiatan ekonomi umat terutama dimuhammadiyah,” tutupnya.

Penulis : Zul | YES