IBC, NUNUKAN – Perusahaan Listrik Negara (PLN) meningkatkan layanan listrik menjadi 24 jam di Sei Menggaris, Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) yang termasuk dalam kawasan 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar).

Hadirnya layanan listrik 24 jam di wilayah perbatasan Indonesia dengan Malaysia diharapkan dapat meningkatkan gerak roda perekonomian dan keamanan nasional.

Hingga saat ini, sejumlah 535 pelanggan telah menikmati listrik PLN. Ke depan, masih terdapat potensi penambahan hingga 300 pelanggan di Sei Menggaris. Seluruh pelanggan di Sei Menggaris seluruhnya menggunakan listrik prabayar.

Pengoperasian listrik selama 24 jam diresmikan oleh Anggota DPR RI, Deddy Yevri H. Sitorus, bersama General Manager PLN UIW Kaltimra, Saleh Siswanto, Ketua DPRD Provinsi Kaltara, Noorhayati Andris, Asisten bidang Ekonomi Pembangunan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara, Taupan Majid, serta Asisten Bidang Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Pemprov Kaltara, Muh. Amin pada Rabu (24/2/2021).

Sebagai perwakilan masyarakat, Anggota DPR RI, Deddy Yevri H. Sitorus dalam sambutannya memberikan apresiasi atas langkah PLN mewujudkan nyala listrik 24 jam bagi warga Sei Menggaris.

“Hadirnya listrik selama 24 jam di pedesaan akan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat dan semoga kesejahteraan masyarakat juga terus meningkat. Terimakasih atas komitmen PLN menghadirkan listrik di daerah 3T, semoga kedepannya segera ditularkan ke daerah-daerah belum menyala 24 jam,” kata Deddy.

Untuk meningkatkan layanan listrik, PLN menambah kapasitas pembangkit di Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) sebesar 200 kiloWatt (kW) dari sebelumnya 400 kW menjadi 600 kW dengan beban puncak 207 kW. Penambahan pasokan daya listrik dilakukan dengan merelokasi pembangkit dari unit lain yang sudah berhasil dilakukan interkoneksi dengan jaringan transmisi.

Direktur Bisnis Regional Sumatera dan Kalimantan PLN, Wiluyo Kusdwiharto mengatakan bahwa upaya ini merupakan komitmen perseroan untuk memberikan layanan listrik terbaik kepada masyarakat hingga ke garda terdepan.

“Bertambahnya jam operasi listrik 24 jam akan membangkitkan geliat ekonomi desa dan tentunya akan meningkatkan kebanggaan masyarakat di perbatasan,” ujar Wiluyo.

Upaya maksimal terus dijalankan dalam menerangi daerah 3T. PLN terus berupaya meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui pembangunan infrastruktrur kelistrikan.

Penulis : HMS | YES