IBC, PALEMBANG – Deputi Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemen PANRB RI) meninjau proses bisnis pelayanan Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Palembang dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan sipil (Disdukcapil) Pemerintah Kota Palembang.

Deputi Pelayanan Publik KemePANRB Diah Natalisa mengatakan kegiatan hari ini dalam rangka untuk membuat permenpan terkait proses bisnis untuk dua layanan pasar yaitu untuk perizinan dan Disdukcapil.

“Palembang kami jadikan salah satu daerah yang kami jadikan sebagai narasumber selain Pekan Baru, Sumedang, Bogor, Jakarta dan kebetulan untuk perizinan MPP Kota Palembang yang paling besar,” ucapnya saat diwawancara wartawan IBC di Gedung MPP Kota Paembang, Jum’at (26/2/2021).

Selanjutnya Diah Natalisa menuturkan selama ini banyaknya layanan yang bersifat manual, kombinasi dan elektronik dengan menggunakan IT.

“Maka pertemuan hari ini bukan untuk penilaian tapi ini untuk diskusi dengan melihat berbagai tantangan permasalahan peluang-peluang sehingga mendapatkan masukan-masukan dalam rangka membuat kebijakan,” tuturnya.

Sementara ditempat yang sama Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPPTSP) Kota Palembang H Akhmad Mustain mengatakan wujud dari komitmen MPP mendirikan dan menghadirkan layanan yang terbaik bagi masyarakat.

“MPP Kota Palembang menjadi acuan bagi daerah lain untuk membangun MPP dan menjadi referensi akan keluarnya aturan dalam pelayanan,” kata Mustain.

Terakhir Mustain menjelaskan hadirnya layanan Dukcapil mandiri merupakan bagian dari inovasi melayani masyarakat berbasis tehnologi dengan menyediakan anjungan print langsung untuk mencetak KTP, KIA dan KK

“Masyarakat yang sudah mendaftar ke Disdukcapil dan mendapatkan kode dari hendponnya masing-masing sehingga bisa mencetak secara langsung melalui anjungan print yang sudah disiapkan oleh Disdukcapil,” tutupnya.

Penulis : Zul | YES