IBC, TALIABU – Alpa saat digelarnya sosialisasi dan advokasi vaksinasi di balai rakyat Desa Kilong, Sabtu (6/3) kemarin, sejumlah Kepala Desa (Kades) se-Taliabu Barat (Tal-bar) di bidik.

Dimana, pentingnya kehadiran Kades tersebut, sebagai promotor untuk pencerahan kepada masyarakat di tiap-tiap Desa se-Kecamatan Taliabu Barat.

Saat dilangsungkan kegiatan sosialisasi yang diresmikan oleh Ahmad Salawane, selalu koordinator covid-19 di Pulau Taliabu. Hanya dihadiri oleh beberapa Kepala Desa.

Diantaranya, Kepala Desa Kilong, Kramat, dan Meranti Jaya. Sementara yang mewakili Kades yakni, Desa Bobong dan Limbo.

Selain itu, Kades Kawalo, Woyo, Pancuran, Holbota, Talo, Wayo dan Ratahaya, tidak menghadiri agenda sosialisasi dan advokasi vaksinasi sinovak covid-19 tersebut.

Terkait hal ini, Kepala Kecamatan Taliabu Barat, Dince Muhdi, mengemukakan adala

“Ini berawal karena kemarin informasi kan undangannya kemarin (jumat) batal, kemungkinan jangan sampai undangan kedua ini mendesak, jadi mereka misalnya dari kawalo-woyo itu tidak sempat ikuti (terkait sosialisasi vaksinasi),” kata Dince kepada sejumlah wartawan, di balai kantor Desa Kilong, Sabtu (6/3/2021) kemarin sore.

Dince mengakui, pada undangan terbaru itu, dirinya mencoba untuk menghubungi pihak Kades di beberapa desa namun terkendala jaringan.

“Tapi mereka (Kades) itu kan nanti saya sampaikan harus siap menerima vaksin, dengan catatan kalau tidak ikut sosialisasi,” ujar Ibu Camat Taliabu Barat Pulau Taliabu itu.

Untuk itu, Dince mendesak agar tidak terulang kembali.

“Saya sampaikan bahwa lain kali tidak boleh begini. Harus hadir karena kegiatan ini penting, harus didengar langsung lebih baik,” tegasnya.

Tidak hanya itu, pada beberapa hari lalu, Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus terus mengingatkan bahwa, yang paling terpenting saat ini adalah penanganan covid-19.

Seharusnya, ini menjadi cambuk (dorongan) bagi seluruh jajaran pemerintahan Daerah maupun di Desa.

Penulis : HVD | YES