IBC, MANDALING NATAL – “Jagalah alam, maka alam akan menjaga kita” Tema ini diangkat PTPN IV dalam rangka menjaga keutuhan ekosistem lingkungan hidup di Pantai Teluk Lalang, Batang Laping (Balap), Mandailing Natal.

Penanaman mangrove tersebut dimulai pada pukul 11.00 Wib, hari Kamis, tanggal 18 Maret 2021 yang dilaksanakan dengan cara sederhana sambil berdoa memohon ke-Ridha-an Tuhan Yang Maha Esa.

Penanaman mangrove sepanjang 5 km garis pantai itu juga, dilakukan oleh Dewan Komisaris PT Perkebunan Nusantara (PT PN) IV yang diwakili Osmar Tanjung, Arif Budiono dan Atas Wijayanto bersama manajemen PTPN IV yang diwakili SEVP II, Raja Johny Siregar bersama jajarannya seperti Masriefnal Muaz selaku GM Distrik III dan staf.

Foto : Ist

Penanaman mangrove sebanyak 1000 pokok tersebut terlaksana atas dorongan Komisaris Utama, Dahlan Harahap dan Direktur PTPN IV, Sucipto Prayitno. Pananaman mangrove itu pula merupakan gong akan kepedulian PTPN IV terhadap pelestarian alam dan lingkungan di wilayah sekitar perkebunan sawit PTPN IV.

PTPN IV sangat menyadari bahwa dengan penanaman mangrove tersebut, banyak manfaat yang akan dirasakan masyarakat di Teluk Ilalang, Batang Laping.

Menurut Osmar Tanjung, tanaman mangrove bermanfaat sebagai tempat pemijahan ikan, selain nanti kayunya dapat dimanfaatkan, tanaman mangrove juga dikenal sebagai penahan ombak tsunami yang paling efektif yang kerap terjadi di Pantai Barat Sumatera.

Foto : Ist

“Juga dapat mencegah begesernya garis pantai ke daratan akibat abrasi laut. Apalagi daerah Balap terletak dekat Pelabuhan Teluk Tapang, Air Bangis, Pasaman Barat yang baru dibangun,”tambah Osmar.

“Semoga dengan ditanamnya mangrove ini, insan PTPN IV semakin sadar akan pentingnya menjaga alam dan lingkungan hidup sekitar,” tutup Osmar.

Sementara itu di tempat yang sama, SEVP II PTPN IV, Joni Siregar, bahwa dengan menanam mangrove yang di desain dan dikombinasi dengan pohon cemara laut, garis pantai sepanjang 5 km dapat menjadi tempat wisata mangrove di Mandailing Natal.

Penulis : TSN|YES