IBC, TALIABU – Perpustakaan merupakan wadah informasi bahkan pengetahuan, bahwa sarana peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi siswa-siswi maupun putera-puteri di daerah.

Ini merupakan pekerjaan rumah (PR) bagi daerah yang belum terbangunnya pelayanan perpustakaan secara optimal, baik itu fasilitas maupun kelengkapan sarana yang lain.

Untuk Kabupaten Pulau Taliabu sendiri, hingga kini inisiatif pembangunan gedung perpustakaan daerah maupun rumah baca oleh dinas terkait belum dapat terealisasi, disebabkan karena alokasi anggaran berpusat (refocusing) ke penanganan Covid-19.

Padahal, perlunya perpustakaan maupun rumah baca dapat merespon minat baca kaum muda-mudi di Pulau Taliabu. Meski di era global dengan keadaan yang serba instan informasi, peran serta keaktifan membaca lewat perpustakaan harus disediakan.

Kepala Dinas Perpustakaan, La Wani menjelaskan, perpustakaan merupakan sumber informasi yang murah.

“Maka perpustakaan itu sekarang kita mengikuti perkembangan zaman digitalisasi, sehingga menjadi layanan yang paling murah bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi dan referensi, sekaligus menambah wawasan dan terutama bagi siswa-siswi di sekolah se-Taliabu,” kata La Wani menjelaskan betapa pentingnya literasi di era digital, Kamis (18/3/2021).

Secara pantauan, Wani menyampaikan di Taliabu masih banyak perpustakaan sekolah yang belum memenuhi standar idealnya.

Itu meliputi soal sistem pelayanan dan fasilitas, tekhusus untuk pengelolaan perpustakaan di sekolah-sekolah se-Taliabu Barat dinilai telah memenuhi standar.

“Kalau kita pantau disekolah pada beberapa desa seperti di taliabu utara itu, memang soal fasilitas buku-buku itu masih minim, ini kita sama-sama akan koordinasikan dengan dinas pendidikan, bagaimana dengan penambahan buku bacaan kepada sekolah-sekolah,” ucapnya.

Perpustakaan dapat diperkaya dengan segudang referensi yang dipustakakan, tentunya dapat membantu masyarakat pada umumnya untuk meninggikan mutu pengetahuan.

Penulis : HVD | YES