IBC, SUMSEL – Wakil Ketua Umum (Waketum) Pengurus Besar Persatuan Squash Indonesia (PB PSI) melantik dan mengukuhkan PSI Sumatera Selatan (Sumsel) kepengurusan periode 2021-2025 di Hotel Emilia Palembang, Sabtu (20/3/2021).

Pelantikan dan pengukuhan PSI Sumsel dihadiri Gubernur diwakili Asisten I Pemerintah Provinsi Edwar Candra, Kadispora Sumsel H Yusuf Wibowo, Ketua KONI Sumsel Hendri Zainudin, Ketua KONI Kota Palembang Anton Nurdin dan seluruh pengurus PSI Sumsel beserta PSI Palembang, Pagaralam dan Oku Timur

Gubernur Sumatera Selatan melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Edward Candra mengucapkan selamat kepada pengurusan yang baru PSI Sumsel periode 2021-2025 dibawah kepemimpinan Agus Darwah dengan semua jajaran, dan bisa berkoordinasi dengan KONI Provinsi Sumsel melalui Kadispora untuk dapat melakukan sinkronisasi program ke depan

“Kepada kepengurusan yang baru ini supaya langsung bekerja untuk dapat meningkatkan prestasi dimana segera bergerak melakukan penjaringan dan pembinaan atlet sehingga secara terukur agar dapat memperoleh atlet berprestasi yang kelak mengharumkan nama provinsi Sumsel dibidang olahraga Squash ini,” harap dia.

Sementara itu Ketua Umum PB PSI melalui Wakil Ketua PB PSI Desra Firza Ghafzan mengungkapkan tidak menyangka olahraga Squash viral di Sumsel oleh karena itu kepada Pemprov Sumsel untuk membantu program kedepan kepengurusan PSI Sumsel bagaimana membuat olahraga ini diminati anak-anak muda atau kaum milinial

“Oleh karena itu kepada pengurus yang baru segeralah melaksanakan program sosialisasi baik kepada pemerintah daerah maupun kepada masyarakat untuk menjaring atau mencari bibit baru untuk menjadi atlet-atlet yang berprestasi khususnya diwilayah Sumsel,” imbuh Desra.

Ditempat yang sama Ketua PSI Sumsel Agus Darwah mengatakan akan melaksanakan konsolidasi organisasi baik ditingkat provinsi maupun sampai ke kabupaten kota dengan jumlah pengurus 40 anggota.

“Kedepan dalam jangka pendek kami akan sosialisasi ke 17 kabupaten kota untuk membentuk cabang olahraga Squash karena selama ini Squash Sumsel hanya ada di provinsi dan alhamdulillah hari ini ada dua kota dan satu kabupaten yang dikukuhkan bersamaan dengan kepengurusan Sumsel dan kedepan akan menyusul Prabumulih dan Lubuk Linggau” ujar Agus.

Terakhir Agus menuturkan untuk dengan program jangka menengah akan mencari bibit-bibit dengan membina melalui sekolah ditingkat SLTP dan SLTA dan selalu koordinasi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesiah (KONI) Sumsel karena Squash cabor dibawah KONI.

“Di PON kita belum bisa menargetkan untuk juara tapi harapan kita untuk provinsi Sumsel khusuanya Cabor Squash harus berjaya,” tutupnya.

Penulis : Zul|YES