IBC, PELALAWAN – Belum hilang bau busuk pencemaran udara PT RAPP, malam hari sekitar pukul 22.00 wib warga Pelalawan dihebohkan banyaknya ikan mati dengan aroma air sungai yang menyengat.

Keterangan warga setempat kepada Biro IBC Pelalawan mengakui ada puluhan ikan yang sudah dalam kondisi mati dan beberapa masih dalam keadaan mabuk.

“Ia betul bang, tadi malam kami ke lokasi dan sempat ditenangkan oleh Pak Polisi. Dijanjikan akan dimediasikan kepihak perusahaan (PT. RAPP – red) Rabu besok pagi,” ungkap seorang warga ketika ditemui usai melakukan pertemuan dengan top manajemen perusahaan bubur kertas di Desa Sering Kecamatan Pelalawan, Rabu (24/3/2021) siang.

Dilain tempat, seorang aparatur desa yang namanya minta dirahasiakan mengatakan bahwa kondisi air pada saat itu mengeluarkan bau sangat menyengat dan suhu air panas.

“Airnya panas dan bau kimia gitu bang, sampel airnya sempat diambil oleh pemuda untuk dibawa ke Pekanbaru bang,” jelasnya ketika dihubungi Biro IBC melalui aplikasi telegram pada Rabu (24/3/2021) siang.

Pjs. Kepala Desa Sering, Musa, ketika dikonfirmasi hasil pertemuan antara masyarakat dengan pihak perusahaan yang dihadiri Kapolsek Sub sektor Pelalawan dan pihak Kecamatan Pelalawan mengaku tidak tahu hasil kesepakatannya.

“Tidak tau saya pak, tidak begitu jelas tadi apa poin-poinnya. Tapi tadi akan ada pertemuan pada Jum’at mendatang,” jelas Pjs. Kades Sering, Musa kepada biro IBC Pelalawan melalui telepon.

Top manajemen RAPP, Wan Jek ketika dihubungi melalui ponselnya tidak menjawab klarifikasi.

Penulis : Faisal | YES