IBC, TALIABU – Data penduduk miskin di Pulau Taliabu, dari tahun 2020 hingga kini mencapai 2.278 (Dua ribu dua ratus tujuh puluh delapan) jiwa.

Jumlah tersebut dipaparkan langsung oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara.

Tujuannya adalah, untuk mendapatkan kevalidan data serta mengecilkan potensi kemiskinan yang dialami warga setempat, salah satunya yaitu memberikan bantuan sosial (bansos), baik secara tunai maupun non-tunai.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pulau Taliabu, La Utu, menyampaikan bahwa, data penerima bantuan termasuk dikategorikan ekonomi rendah.

“Tapi yang jelas data yang disebut 2.278 merupakan data yang sudah dikategorikan data kemiskinan,” ucap La Utu kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Selasa (23/3/2021) kemarin.

La Utu menambahkan, meski sebagian data kemiskinan telah terhimpun, namun masih banyak juga yang belum didata.

“Tapi kalau kita pantau ke lapangan masih banyak yang belum terdata. Nah sekarang ini kami sementara melakukan perbaikan (data) itu, dan perbaikan itu bukan cuma di Taliabu tetapi seluruh Indonesia,” imbuhnya.

Langkah-langkah perbaikan data tersebut akan disambung kerjasamanya antara pihak operator Desa dan pihak Dinsos.

Dimana, Dinsos Pulau Taliabu menyiapkan aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) berbasis Andoroid. Aplikasi ini, sebagai sarana untuk melakukan verivali data terpadu agar lebih tepat sasaran.

“Untuk kevalidasian data, kami juga tekankan kepada Pemerintah Desa, mengumpulkan foto copy keluarga dan fotocopy KTP warga Desa yang dianggap tidak mampu. Sebab, dari Desa yang tahu warga Desanya yang tidak mampu,” ujar La Utu.

Sementara itu, dikutip dari Beritamalut.co tertanggal 16 Agustus 2020 kemarin, Badan Pusat Statistik, membeberkan data kemiskinan di Taliabu untuk 2018 dan 2019.

Disebutkan, Pulau Taliabu dengan jumlah presentasi Penduduk Miskin (3,85) ribu orang, (7,35) persen tahun 2018. Di tahun 2019 presentasi Penduduk (3,98) ribu orang, (7,53) persen.

Penulis: HVD | YES