IBC, PELALAWAN – Dugaan penipuan jual beli lahan oleh oknum kepala desa (kades) di Kecamatan Pangkalan Kuras kabupaten Pelalawan, Riau yang dilaporkan Fatiziduhu melalui kuasa hukumnya Akbar Ramadhan ke Polres Pelalawan pada Februari lalu masih menunggu perkembangan.

Kuasa hokum Fatiziduhu melaporkan oknum kades (MI) dengan pasal 378 KUHP juncto pasal 55 ayat 1 dengan dugaan ikut serta dalam perbuatan pidana ke Polres Pelalawan pada bulan Februari lalu. Akbar mengatakan kerugian klienya atas membeli lahan seluas 30 Ha pada dua tahun silam mencapai ratusan juta rupiah.

“Klien kami sangat dirugikan dalam hal ini. Lahan yang dibeli pada saat itu dijamin aman oleh oknum kepala desa, ternyata setelah dilakukan pembayaran, klien kami tidak bisa menguasai atau menggarap lahan seluas 30Ha tersebut,” jelas Akbar Ramadhan kepada Biro IBC melalui telepon pada Sabtu (27/3/2021).

MI pada saat dikonfirmasi membantah keterlibatannya atas persoalan yang dilaporkan dugaan penipuan jual beli lahan tersebut. Dirinya menyangkal dikatakan keterlibatannya turut ikut serta dalam persoalan hokum tersebut.

“Itukan dengan ER mantan kadus, kenapa saya yang dilaporkan. Biarkan kebenaran itu terungkap,” kata MI menjawab konfirmasi biro IBC melalui sambungan telepon pada Sabtu (27/3/2021).

Penulis : Faisal | YES