IBC, JAKARTA – Sejumlah warga Kampung Rawa Sawah II mengeluhkan terhadap pelayanan Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) DKI Jakarta.

Keluhan warga yang tercatat sebagai pelanggan PAM tersebut disebabkan karena sudah 2 (dua) hari ini tidak mendapatkan air.

Salah seorang warga, Tri mengatakan dari kemarin (Minggu, 28/3/2021) pagi air PAM tidak mengalir. “Sudah dua hari pak, air PAM di rumah saya tidak mengalir,” kata Tri saat ditemui IBC di rumahnya, Senin (29/3/2021).

Tri menambahkan padahal air PAM ini digunakan untuk kebutuhan sehari-hari seperti mandi, mencuci, memasak dan jual es batu. “Saya jadi beli air Jet Pump (air tanah-red) untuk keperluan sehari-hari,” ujarnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Alek dengan menyampaikan dua hari air PAM tidak mengalir.

“Sudah dua hari ini air PAM di rumah saya tidak mengalir dan tidak ada pemberitahuan terlebih dahulu dari pihak Aetra sebagai pengelola,” ungkap Alek tegas.

Alek menyatakan bahwa dirinya tidak pernah nunggak bayar iuran. “Tiap bulan saya selalu bayar iuran, tapi pelayanannya begini. Saya sampai beli air isi ulang untuk keperluan sehari-hari,” ketusnya dengan nada kecewa.

Selain itu warga Jakarta Timur, Barata mengatakan bahwa saat ia melakukan komplain, call center tidak dapat dihubungi, sementara jawaban dari pihak Aertra melalui twitternya yang meminta ID Pelanggan dan nama lengkap,

“Menurut saya itu enggak ada hubungan. Seharusnya call centernya berfungsi bisa dihubungi orang complain, masa kalau dihubungi malah kita dialihkan ke twitter,” kata Barata.

Saat Redaksi mengonfirmasi melalui aplikasi Twiiter, akun @DKIJakarta menjawab bahwa info terupdate dari PAM Jaya adanya gangguan pada sistem kelistrikan di WTP Pulo Gadung pukul 14:40.

“Mohon maaf atas ketidaknyaman yang terjadi. Info terupdate dari PT PAM Jaya, bahwa adanya gangguan pada sistem kelistrikan di WTP Pulo Gadung pukul 14:40, namun sudah kembali normal. Tetapi kondisi pada jaringan pipa ke pelanggan masih belum normal 100% sampai ke pelanggan terjauh, dikarenakan masih kondisi recovery dan pemakaian yang tinggi saat ini menyebabkan belum pulihnya kondisi supply ke semua konsumen.

“Proses pemulihan masih terus dilakukan petugas hingga malam ini agar semua konsumen dapat terlayani kembali secara normal,” jawab akun Twitter @DKIJakaerya, Senin (29/3/2021).

Penulis : FA|YES