IBC, SULA – Desa Pas-Ipa, Kecamatan Mangoli Barat, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, terkesan jauh dari kemerdekaan listrik.

Meski telah kokohnya gedung PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) di desa setempat, akan tetapi akses jaringan listrik sulit untuk dinikmati.

Terhitung sejak 2019 lalu, bangunan gedung PLN tersebut belum dapat berfungsi, walaupun telah dilengkapi dengan puluhan tiang listrik yang berjajar.

Kendalanya, gedung PLN tersebut tidak disediakan mesin untuk dioperasikan.

Gedung PLN Desa Pas-Ipa terbengkalai. Foto : HVD/IBC

Atas hal itu, Muhatir Wowor selaku pemuda Desa Pas-Ipa, mengatakan pembangunan PLN belum berhasil sejahterakan masyarakat dari kunkungan gelap gulita.

“Dan tentunya kami merasa prihatin dengan kondisi bangunan PLN, karena uang negara dihabiskan percuma tetapi PLN itu juga belum dinikmati oleh masyarakat Desa Pas-Ipa,” kata Muhatir kepada wartawan, Rabu (31/3/2021).

Muhatir bilang, seluruh warga Desa Pas-Ipa merasa heran dengan proyek pembangunan PLN tanpa kelengkapan mesinnya.

Dimana, pembangkit listrik dan sebagainya harus melewati kekuatan mesin PLN yang diaktifkan.

“Kita belum dengar kejelasan dari pihak terkait mengenai kendalanya apa, sebab kami cuma takutkan jangan sampai PLN Desa Pas-Ipa cuma menjadi surga telinga (Janji belaka),” ungkapnya.

Penulis : HVD | YES