IBC, SUMSEL – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) hadiri secara langsung pemberian vaksinasi covid-19 massal dosis pertama bagi para pengurus dan pengajar Pondok Pesantren (Ponpes) se-Sumsel dan sekaligus penandatanganan prasasti Ponpes Sultan Mahmud (SMB) Talang Jambe Sukarami Palembang, Kamis (1/4/2021)

Vaksknasi Covid-19 untuk pertama kali diberikan kepada Pimpinan Ponpes SMB Ustad H M Soni Suharsono yang disaksikan langsung oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru beserta jajarannya

Dalam konferensi fersnya Gubernur Sumsel H Herman Deru mengatakan pelaksanaan vaksinasi perdana untuk pondok pesantren se-sumsel di kawasan Talang Jambi Kota Palembang

“Kita sudah menghitung jumlah pesantren di Sumsel ada 416 pondok pesantren dengan rata-rata jumlah pengurus dan pengajar sekitar 8032 orang dan hari ini secara bertahab 194 pondok pesantren yang melaksanakan vaksinasi Covid-19 dari 416 pondok pesantren se-Sumsel karena jaraknya berjauhan sehingga harus bergantian,” ujarnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para kiyai dan ustadz yang mengantensi dengan sikap positif dan yakin bahwa beliau-beliau ini akan menjadi panutan bagi komunitasnya khusunya umat muslim untuk ikut bervaksinasi.

“Saya umumkan bahwa awal april ini akan kita lakukan survey tentang imun yang akan dilaksanakan dengan statistik dengan menggunakan lembaga survey independen yang ahlinya untuk mencari sasaran rendom minimal 1000 (seribu) orang yang menjadi semple dan setelah mendapatkan hasilnya baru kita bisa memetahkan Sumsel ini tingkat imunitas masyarakatnya berapa persen guna untuk menentukan kegiatan belajar mengajar dan kegiatan lainnya,” ungkap Herman.

Sementara Ketua Dewan Pimpinan Pusat Forum Pondok Pesantren Sumatera Selatan (Forpess) H Jamingen didampingi Sekjen Forpess H Soni Suharsono menuturkan sangat positif karena dengan adanya vaksinasi Covid-19 adalah upaya pencegahan supaya tidak terhinggapi dengan adanya virus corona yang mewabah saat ini.

“Yang diawali dari pengasuh pimpinan dan pengurus DPP beserta DPD Forpess diwilayah Sumsel ini supaya semuanya tidak terkena virus Covid-19 sehingga bisa melanjutkan dan meneruskan aktivitas masalah keagamaan diwilayah Sumsel,” ucap Jamingen.

Terakhir Jamingen mengatakan peserta vaksinasi hari ini hadir diikuti dan diawali dari pengurus 17 (tujuh belas) DPD Forpess kabupaten-kabupaten dan dikuti sebagian dari dewan ustad dan ustazah yang ada diseputaran wilayah kota Palembang dan untuk jadwal pemberian vaksinasi satriwan dan santriwanti menunggu jadwal yang ditunjukan dari pemerintah daerah melalui puskemas dan sebagainya

“Untuk seluruh pengurus pesantren se-Sumsel jangan merasa takut manakala divaksinasi karena ini adalah kebijakan pemerintah baik dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dan juga vaksin ini sudah dihalalkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI),” tutupnya.

Penulis : Zul | YES