IBC, PEKANBARU – Dugaan penggelapan dan penipuan dengan modus dijanjikan akan meluluskan para pencari kerja sebagai tenaga Nusantara sehat oleh oknum di Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Riau menguap ke publik.

Oknum PNS UM yang mengaku sebagai staff dibidang sumber daya manusia (SDM) di Dinkes Provinsi Riau berdasarkan pengakuan kuasa hukum salah satu korban penipuan bahwa pelaku telah mengiming-imingi sebuah pekerjaan sebagai tenaga Nusantara sehat untuk ditempatkan di Puskesmas Sungai Buluh kabupaten Kuansing pada tahun 2020 silam.

Pihak korban melalui kuasa hukumnya sempat mengirimkan somasi kepada Oknum PNS UM untuk segera mengembalikan kerugian materil senilai Rp25.000.000 yang sebelumnya telah dijanjikan Okum PNS UM kepada korban.

“Tidak ada iktikad baik pelaku, sudah beberapa kali dijanjikan akan dikembalikan uang yang diterima oleh oknum ASN tersebut,” kata Tim Kuasa Hukum Efri Edison dan Akbar Raomadhon kepada IBC melalui Whats’App pada Kamis (8/4/2021) siang.

Selain Cahyo , ternyata ada 12 orang korban dari pelaku UM yang mengalami hal serupa. Masing-masing korban dimintai sejumlah uang sebesar Rp25.000.000 untuk diluluskan sebagai tenaga Nusantara sehat.

“Bahwa setelah dikonfirmasi melalui Korban sebagai klien kami masi ada 12 korban degan total 13 orang, kita akan melanjutkan proses hukum,” katanya lagi.

Tim Kuasa Hukum menegaskan akan melanjutkan proses hukum dan segera membuat laporan ke Polda Riau.

“Sebagai Kuasa Hukum salah satu korban inisial CTP, kami akan melanjutkan proses hukum dan segera membuat laporan resmi kepada Polda Riau agar perkara ini serius dan segera ditindak lanjuti sehingga tidak ada Korban berikutnya,” tegasnya.

Oknum Pns UM ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp mengaku sedang dalam keadaan sakit.

“Maaf… Hari Sabtu aja bisa pak.. Soalnya saya lagi sakit pak,” kata UM singkat.

Penulis : Faisal | YES