IBC, TALIABU – Pondok Pesantren (Ponpes) yang terletak di Desa Kilong Taliabu Barat, bertempat di Masjid Al-Fatah berhasil diresmikan.

Peresmian Ponpes tersebut dengan dibacakan do’a syukuran, itu dilakukan sekira pukul 17:00 Wit, Kamis (8/4/2021) kemarin sore.

Dalam agenda tersebut, turut dihadiri langsung oleh Asisten II Setda Pulau Taliabu, La Hudia Usman, Camat Taliabu Barat, Dince Soamole, Kades Kilong, Warisun Upik Widodo, Kepala KUA Taliabu Barat, Sutikno, Babinsa Desa Kilong Serda Adi Krisbiantoro, Bhabinkamtibmas Desa Kilong, Brigpol Fajri dan sejumlah pengurus masjid serta santri.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), Sutikno mengharapkan, adanya pengembangan generasi muda islam kedepan lebih baik.

“Mudah-mudahan dengan adanya pembangunan ini, memudahkan kita untuk mencari bakat-bakat qori dan qoriah untuk mewakili kabupaten Pulau Taliabu di event-event provinsi atau nasional,” ucap Sutikno saat digelarnya syukuran peresmian pondok pesantren.

Sutikno menilai, di masa sekarang yang penuh dengan dunia teknologi ini, jadi beban kepada orang tua.

“Karena kegiatan anak-anak di rumah sudah tidak fokus untuk mendidik tentang keagamaan tidak diperhatikan lagi karena sudah terpengaruh,” ujarnya.

Selain itu, Kepala Desa Kilong, Warisun Upik Widodo, mengapresiasi serta mendukung dengan program atas hadirnya pondok pesantren Al-Fatah Desa Kilong.

“Mudah-mudahan apa yang menjadi niat baik kita semua dapat terwujud untuk melakukan sesuatu yang baik pasti ada tantangannya, itu semua berpeluang pada niat kita dan akan ada jalan keluarnya,” tutur Warisun.

Wujud dari pada peresmian pondok pesantren Al-Fatah merupakan bekal baik bagi peradaban islam di Taliabu.

Sutikno meminta, para santri-santriwati dapat memahami dan melaksanakan yang dapat memajukan pesantren untuk generasi seterusnya, karena di Provinsi Maluku Utara baru ada 3 (tiga) pesantren yang didirikan, antara lain Ternate, Sanana dan Taliabu yang bertempat di Desa Kilong,” jelasnya.

Sutikno bilang, perjuangan menghadirkan pondok pesantren ini merupakan perjuangan yang sangat mulia.

“Mungkin amalan yang kita buat tidak dapat di dunia, akan tetapi di akhirat mudah-mudahan dengan berdirinya pesantren ini, Desa kami lebih terkhusus kabupaten Pulau Taliabu mendapatkan berkah dan dijauhkan dari segala bencana,” pungkasnya.

Penulis : HVD | YES