IBC, TALIABU – Saat tibanya Bulan Suci Ramadhan, Pemerintah Daerah Pulau Taliabu, Maluku Utara bakal membatasi aktivitas penjualan di tempat warung makan.

Itu sebagaimana kesepakatan yang digelar dalam rapat kerja lintas komisi DPRD Pulau Taliabu, bersama Disperindagkop UKM Taliabu, Satpol-PP, Bagian Hukum dan TNI/Polri. Pembahasan itu berlansung di Aula kantor DPRD Pulau Taliabu, Maluku Utara.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol-PP), Pulau Taliabu, Haruna Masuku, mempertegas bahwa, Ramadhan ini seluruh aktivitas pedagang warung dibatasi.

“Warung makan (saat Ramadhan) tidak ditutup, cuma aktivitas warung dibatasi. Minimal setelah imsyak sampai berbuka puasa itu harus ada tirai (di warung),” tegas Haruna kepada wartawan di kantor DPRD Pulau Taliabu, Jum’at (9/4/2021).

Hal itu dilakukan sebagai upaya menjaga toleransi umat beragama di Pulau Taliabu.

“Jadi kita pakai asas menghargai sesama,” ucap Haruna.

Diketahui, pemberlakuan pembatasan pada warung-warung makan di Pulau Taliabu diwajibkan pertahun.

“Itu tetap kami lakukan dalam aktivitas bulan Ramadhan tiap tahunnya,” pungkas Haruna.

Penulis : HVD | YES