IBC, TALIABU – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pulau Taliabu, terus mendongkrak pembangunan Bandara Bobong Pulau Taliabu, Maluku Utara.

Hanya saja, sejauh ini penyelesaian Bandara Bobong Pulau Taliabu belum dapat dituntaskan, akibat terkendala pada proses pembebasan lahan.

Padahal, berdasarkan amanat yang tercantum dalam Undang-Undang (UU) no 1 tahun 2009 tentang Penerbangan telah nyata disebutkan bahwa, bandar udara merupakan salah satu simpul jaringan transportasi, sekaligus pintu gerbang kegiatan perekonomian suatu daerah, pendorong serta penunjang kegiatan industri serta sektor perdagangan.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Pulau Taliabu, Abdul Kadir Nur Ali, menjelaskan bahwa, Bandara Bobong akan dikerjakan langsung oleh pusat di 2022 mendatang.

“Kemarin kami sudah usul ke Kementerian tapi mungkin belum bisa diakomodir karena covid, jadi mungkin anggaran di Kementerian juga dipangkas dan Insya Allah, di 2021 ini kami targetkan lahan selesai, dan awal 2022, Bandara itu diambil alih langsung oleh pusat,” jelas Dero (sapaan akrab Abdul Kadir) kepada wartawan, Kamis (8/4/2021).

Dero menjelaskan alasan Bandara Bobong dikelola oleh pusat karena, Dana Alokasi Umum (DAU) yang dimiliki mengecil.

“Karena kalau kita mau harap kelola itukan, kita punya DAU tidak mencukupi,” ungkapnya.

Meski begitu, penyelesaian Bandara Bobong tinggal menunggu pembebasan lahan. Dimana hal itu berada pada kewenangan Bagian Pemerintahan.

“Kalau dari Dinas Perhubungan itu semua dokumen sudah sudah selesai. Tinggal sekarang inikan, setelah pepembebasan lahan kita sudah memiliki sertifikat lahan baru kita bisa presentasi ke Kementerian,” ucap Dero.

Penulis : HVD | YES