IBC, SUMSEL – Pimpinan Pondok Pesantren (ponpes) Aulia Cendekia KH Hendra Zainuddin launching Buku Khutbah Jumat dalam upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Sumatera Selatan (Sumsel) sekaligus menerima bantuan kendaraan roda empat dari Gubernur Sumsel untuk operasional Ponpes di Aula Ponpes Aulia Cendekia Talang Jambe Sukarami Palembang, Sabtu (10/4/2021).

Acara dihadiri Gubernur Sumsel H Herman Deru, Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji, Kepala BPBD H Iriansyah, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel Pandji Tjahjanti, Kepala Dinas Perkebunan provinsi Sumsel Agus Darwa, Direktur Sinarmas Forestry Suwarso dan seluruh santriwan serta santriwanti pondok pesantren Aulia Cendekia

Direktur Sinarmas Forestry Suwarso menjelaskan bahwa Karhutla sudah terjadi berulang-ulang di Provinsi Sumsel sesuai dengan arahan Presiden Ri tentang pengendalian kebakaran hutan secara permanen dengan pola berbasis masyarakat sesuai dengan pengalaman perusahaan Sinarmas Forestry

“Karena semua kejadian kebakaran hutan bersumser dari manusia-manusia yang biasa bertani sebelum menggarap lahan terlebih dahulu membakar lahan dan masyarakat yang melebung dengan mencari ikan dirawa-rawa pada musim kemarau karena mereka berminggu-minggu didalam hutan dimana mereka memasak makan sehari-hari dengan menghidupkan api,” jelasnya.

Dirinya mengatakan konsepnya bagaimana menyelesaikan kebakaran secara permanen adalah dengan bergotong royong dimana semua yang terlibat steak holder yang ada yaitu dari perguruan tinggi memberikan saran, Non Governmental Organization (NGO) memberikan bantuan pemantauan informasi dan perusahaan mengatasi dengan melaksanakan program yang diarahkan oleh pemerintah.

Insyaallah kebakaran hutan bisa dikendalikan apabila semua steak holder bergotong royong mempersiapkan diri bersama-sama untuk kalaborasi dan oleh karena itu kita kerjasama dengan Ponpes Aulia Cendekia untuk minta dukungan dengan doa sejuta shalawat agar upaya kami dalam melakukan pencegahan kebakaran hutan dapat dilakukan secara maksimal,” harap Suwarso.

Sementara Pimpinan Ponpes Aulia Cendekia KH Hendra Zainuddin mengatakan launching Khutbah Jumat dimaknai dengan doa berjuta shalawat yang dilakukan santriwan dan santriwati setiap kali menyelesaikan sholat lima waktu mereka melakukan doa shalawat sampai dunia ini tidak lagi kemarau

“Ponpes Aulia Cendekia sudah ada Surat Keterangan (SK) dari tahun 2015 dilibatkan menjadi tim doa Karhutla dan setiap acara apapun yang dilakukan oleh satuan tugas (satgas) Karhutla ponpes aulia cendikia selalu menjadi tuan rumah,” ujar KH Hendra.

KH Hendra juga menjelaskan bahwa Sinarmas adalah bagian dari Karhutla dan sudah lama kerjasama dimana ponpes Aulia Cendekia pensuplai materi khotbah

“Mereka ada uangnya kita ada ilmunya maka terjadilah hari ini launchingnya buku khotbah Jumat tentang upaya pencegahan Karhutlah dan semoga kedepan jangan terjadi karhutla dan jika ada karhutla jangan terjadi seperti tahun 2015 sampai asap menghitam,” tutupnya.

Penulis : Zul | YES