IBC, JAKARTA – Aliansi Masyarakat Sipil Untuk Indonesia Hebat (Almisbat menggelar aksi protes atas kedatangan Jenderal Min Aung Hian ke Indonesia.

Sayangnya aksi solidaritas masyarakat Indonesia untuk Minyanmar itu berlangsung singkat lantaran dibubarkan aparat Kepolisian.

Dari pantauan terlihat massa aksi dari Almisbat berebut spanduk dengan aparat kepolisian yang mencoba membubarkan aski mereka tepat di kawasan persimpangan lampu merah Kejaksaan Agung, sekitar seratus meter dari kantor Sekretariat Asean yang berada di kawasan jalan Sisingamangaraja, Jakarta Selatan.

“Kudeta militer di Miyanmar 1 Februari 2021 lalu menuai banyak kecaman dunia internasional. Kudeta tersebut menjadi preseden buruk kehidupan demokrasi di kawasan Asia Tenggara,” ujar Kordinator pengunjuk rasa Chaerudin Ambong kepada awak media, Sabtu (24/2021).

Ambong menegaskan Almisbat mengecam dan memprotes keras keberadaan junta militer Miyanmar yang telah melakukan kudeta terhadap pemerintahan sipil.

“Masyarakat Miyanmar hari ini sedang dilanda ketakutan akibat kudeta oleh junta militer. Sedikitnya , sampai hari ini sekitar 700 orang tewas ditangan aparat junta militer bahkan ribuan orang ditahan tanpa proses peradilan akibat protes terhadap aksi kudeta militer yang dimotori Jenderal Min Aung Hlaing,” tegasnya.

Selanjutnya Ambong menyatakan dirinya merasa kecewa dengan sikap Pemerintah Indonesia yang mengundang Jenderal Aung Sing Hlaing di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asean.

“Aung Sing ini pelaku kudeta, dia orang yang harus bertanggung jawab atas hilangnya nyawa ratusan penduduk Miyanmar , bukan tidak mungkin Perserikatan Bangsa-Bangsa akan menyeret dia ke mahkamah internasional atas dugaan pelanggaran HAM berat. Harusnya pemerintah Indonesia mampu menjaga perasaan masyarakat dunia yang nyata-nyata mengecam tindakan kudeta itu,” ujar dia dengan tegas.

Lebih lanjut Ambong menyatakan Almisbat akan terus melakukan konsolidasi dengan para aktivis demokrasi agar aksi solidaritas untuk masyarakat Miyanmar bisa lebih maksimal.

Dirinya menambahkan buntut demo hari ini 3 orang massa aksi ditangkap aparat kepolisian yakni Franklin, Kosta dan Yusuf.

‘Mereka tadi diamankan aparat kepolisian saat terjadi aksi tarik, menarik spanduk dengan aparat,” kata Ambong yang juga Ketua Almisbat Jakarta. Sampai saat ini belum di ketahui keberadaan ketiga aktivis.

Ia menerangkan Almisbat akan terus menggalang aksi solidaritas untuk Miyanmar dengan melibatkan elemen masyarakat sipil lainnya.

“Tujuan kami jelas menolak kehadiran Aung Sin Hlaing di Indonesia dan menuntut penghentian aksi kudeta militer terhadap pemerintahan sipil di Miyanmar,” tutup Ambong.

Seperti diketahui hari ini 24, April 2021 Jenderal Senior Miyanmar Min Aung Hlaing tiba di Indonesia untuk menghadiri KTT Asean.

Penulis : DS | YES