IBC, MALINAU – Hujan yang mengguyur Desa Belayan, Kabupaten Malinau sejak pukul 23.00 wita, Sabtu (24/4/2021) hingga jam 02.00 subuh dini hari tadi membuat Sungai Semendurut lagi-lagi meluap ke pemukiman warga hingga banjir setinggi satu meter.

Tentu kejadian ini bukanlah kali pertama, di permulaan Bulan April lalu. Wilayah RT 1 Desa Belayan kembali terendam akibat tingginya intensitas hujan yang membias pada meluapnya sungai semendurut.

Baca Juga : Diguyur Hujan Satu RT di Belayan Kabupaten Malinau Terendam

Faktor penyebab rendahnya daerah pemukiman warga RT 1, disinyalir menjadi penyebab utama. Hingga ketika musim penghujan tiba RT 1 desa belayan kerap jadi langganan banjir.

Menurut Ketua Tim Relawan Penanggulangan Bencana tingkat desa Belayan, Lapinus mengatakan hujan yang mengguyur wilayah desa belayan terjadi sekitar pukul 11 sabtu malam.

“Mulai jam 11 malam sampai jam 02 subuh dan banjir mulai jam 3.30 sudah sampai di desa belayan di ketinggian terakhir mencapai satu meter,” ucapnya kepada IBC Kaltara, Minggu (25/4/2021) pagi.

Lanjut Lapinus, Desa Belayan sendiri memiliki total empat RT, namun yang sering menjadi langganan banjir ketika penghujan adalah wilayah RT 1.

“Di Desa Belayan sebenarnya ada 4 RT namun wilayah RT 1 yg ada di pinggiran sungai yang pertama kerap merasakan banjir,” ujarnya.

Meski telah dilatih dalam penanggulangan bencana, Lapinus menuturkan peralatan yang dimiliki dalam memberikan bantuan pertolongan di tingkat desa hanya baju dan sepatu.

“Kami sebagai tim membutuhkan peralatan yg bisa membantu masyarakat seperti perahu karet, tenda tempat evakuasi masyarakat. Memang sungai semendurut ini cepat surut namun meski cepat surut tapi sangat-sangat merepotkan masyarakat atau merugikan lingkungan menjadi kotor,” imbuhnya.

Penulis : FTS/GKS | YES