IBC, SUMSEL – Pandu Tani Indonesia (PATANI) gelar pestival panti asuhan 2021 yang dibuka oleh Gubernur Sumsel dan Ketua Patani Pusat bertempat dimain atrium OPI Mall Palembang, Minggu (25/4/2021

Acara dihadiri Kerua DPRD Sumsel Hj R.A Anita Noeringhati, Wakil Ketua Banyuasin Noor Ishmatuddin, Kadisdik Sumsel H Riza Pahlevi, Kadisdik Kota Palembang H Ahmad Zulinto dan anak-anak panti asuhan yang ada di Kota Palembang

Gubernur Sumsel H Herman Deru mengatakan bahwa sungguh istimewa dirinya diundang dapat hadir dan menyaksikan secara langsung apa yang telah dilakukan PATANI bertahun-tahun memberikan perhatian kepada panti asuhan tepatnya di Bulan Suci Ramadhan 1442 H.

“Ini tentu perbuatan baik yang seyogyanya akan kita tiru langkah ini untuk dapat diperbesar dirasakan oleh seluruh panti asuhan dan tentu binaan PATANI sendiri,” tukasnya.

Herman menuturkan bahwa PATANI adalah pemandu bagi petani untuk menjalankan profesi petani yang sempat menjadi profesi yang tidak membanggakan tetapi berkat kerja keras pemerintah, PATANI, KTNA dan HKTI, membuat petani bangga menjalani profesinya karena petani salah satu profesi pilihan terakhir biasanya.

“Dimasa pandemi Covid-19 ini ternyata satu-satunya jenis komunitas dan profesi yang tidak tergerus karena kontraksi hanya petani khususnya di Indonesia masih surflus 16 persen disaat komunditas yang lain terpuruk bahkan sampai minus,” katanya Gubernur Sumsel

Selanjutnya Herman mengharapkan sebagai pemerintah tentu bisa Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, Irigasi dan provisi Sumber Daya Hutan (PSDH) merangkul PATANI dan Organisasi lainnya yang membidangi hal ini se-Sumsel

“Kita tahu PATANI ini sebuah lembaga yang tidak dapat subsidi dari pemerintah dengan niat yang banyak untuk membantu petani tanpa pamrih, oleh karena itu Gubernur Sumsel memberikan award kepada PATANI,” ucapnya.

Sementara Direktur Utama (Dirut) PATANI Sarjan Tahir juga mengatakan kegiatan pestival Panti asuhan oleh kantor Wilayah (Kanwil) PATANI Sumsel rutin dan hadir setiap tahun untuk memediasi anak-anak marginal Panti asuhan yang luput dari perhatian menyalurkan prestasinya agar mereka percaya diri dan sama dengan anak-anak yang lain pada umumnya.

“Maka PATANI memberikan hadiah dengan lomba-lomba yaitu mewarnai, cerdas cermat, tilawat, lomba puisi dan lomba lainnya yang bersifat hiburan lebih kepada kegiatan-kegiatan yang membuat mereka gembira dan selain itu mereka mendapatkan bingkisan, trofi dan ditunjang dengan buka bersama teman-teman PATANI,” ujar Sarjan.

Terakhir Sarjan Taher mengungkapkan bahwa PATANI melakukan kegiatan Pestival Panti Asuhan sejak tahun 1993 di Palembang dan 2004 dibuka oleh Ibu Ani Yudoyono dan SBY kunjungan kerja ke Palembang dan diadakan setiap tahunnya sampai sekarang

“Semoga hadirnya PATANI bisa membantu petani di Sumsel ini heppi dalam arti agar kita bisa memediasi untuk memasarkan hasil komoditi mereka dan juga petani-petani bisa memperoleh pembiayaan dari sumbangsih kita,”tutupnya.

Penulis :Zul | YES