IBC, PALEMBANG – Walikota Palembang Bersama Kepala Balai Besar Wilayah Sungai meresmikan Grounbreaking pemancangan pertama proyek restorasi Sungai Sekanak Lambidaro dengan menggunkan anggaran sebesar Rp38.249.960.000.00 yang sudah dikucurkan dari rencana total anggaran 380 miliyar dihalaman kantor pemasaran perumnas 26 ilir Palembang,Erabu (5/5/2021).

Walikota Palembang H Harnojoyo mengatakan terwujudnya mimpi kita dengan proyek restorasi sungai yang masuk dalam perencanaan pembangunan nasional dengan tujuan untuk mengendalikan banjir, mengembalikan fungsinya sebagai restorasi transportasi dan sebagai ikon menjadi destinasi yang baru bagi masyarakat Kota Palembang

“Atas nama Pemerintah Kota Palembang saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berupaya sehingga pembangunan Sungai Sekanak Lambidaro ini sudah kita mulai dan kepada masyarakat sekitar untuk mendukung pembangunan ini serta menjaga karena yang mendapatkan dampak positif atau negatif adalah masyarakat disekitar sungai Sekanak Limbedaro,” ujarnya.

Sementara Kepala BBWSS VIII KemenPUPR Birendrajana mengatakan kegiatan untuk pengendalian banjir Sungai Sekanak Limbidaro sudah cukup lama diusulkan dimana tahun lalu dananya sudah ada tetapi karena ada refocusing anggaran terpaksa ditunda.

Alhamdulillah tahun ini kita bisa mengalokasikan dana dimana kontrak kita ini sudah kita tanda tangani pada 1 pebruari yang lalu dan surat perintah mulai kerjanya 10 Februari dan bearti sudah 2 (dua) bulan kita laksanakan dengan waktu pengerjaan sampai akhir 2021,” ungkap Birendrajana.

Birendrajana membeberkan bahwa sebagai penyedia jasa proyek restorasi sungai Sekanak Lambidaro adalah Bukit Jaya KSO dan konsultan supervisinya PT Zora Mega Bintang dan progres pengerjaan sudah mencapai 17,44 persen terdiri dari pengadaan Cylinder Type Sheet Pile (CTSP), galian dan penyelidikan tanah.

“Pelaksanaan kegiatannya dimulai dari jembatan karang samping kantor Walikota Palembang dengan panjang pengerjaan 500 meter ditambah dengan galian disungai Limbedaro dan untuk penyesuaian volumenya sedang kami finalisasi,sehingga bisa diketahui berapa yang bisa kami laksanakan tahun 2021,” ujarnya.

Terakhir Birendrajana menuturkan jika ingin sungai Sekanak Lambidari untuk dijadikan Ikon Pariwisata kualiatas airnya perlu diperbaiki karena sungai sebagai sumber air dan pengendalian banjir

“Dan terkait tranportasi pengangkutan tiang CTSP ke lokasi proyek yang berada ditengah kota Palembang mohon bantuan dukungan kepada Walikota Palembang untuk waktu jam pengankutan bersifat khusus karena menggunakan trailer sehingga transportasi pengangkutannya berjalan dengan lancar,” tutupnya.

Penulis : Zul | YES