IBC, SULA – Jelang lebaran Idul Fitri 2021 mendatang, isu judi sabung ayam di Kecamatan Mangoli Utara, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, mulai merebak.

Anehnya, hal tersebut dianggap sebagai suatu kebiasaan oleh warga setempat, ketika tibanya waktu lebaran.

Sementara itu, informasi lokasi praktek sabung ayam yang berkembang di tengah-tengah masyarakat sekitar yakni di Desa Pelita dan Desa Leko Kadai tepatnya di Sanggalab, Kecamatan Mangoli Barat, Kabupaten Kepulauan Sula.

Menurut informasi yang dihimpun, aktivitas sabung ayam di dua desa tersebut seringkali dijalankan, faktanya hal itu pernah berlangsung pada 2020 kemarin.

Memorian Sabung ayam saat lebaran Idul-Adha tahun 2020, di Desa Pelita. Foto : HVD/IBC

Seperti sebelumnya yang diberitakan oleh, cmczone.com terkait perjudian sabung ayam dan batu tiga saat lebaran di Desa Pelita.

“Sabung ayam itu kalau mau hari raya begini itu, orang sudah berikan informasi lokasinya, dan lokasi yang kami tahu biasanya di Pelita dengan Sanggalab (area wilayah Leko Kadai),” ungkap salah satu Warga Falabisahaya kepada wartawan, Selasa (11/5/2021).

Ia menyebutkan, perihal isu sabung ayam jelang lebaran itu, benar adanya.

“Kalau isu itu memang betul,” singkatnya, seraya menolak namanya untuk diberitakan.

Berdasarkan hal tersebut praktek sabung ayam merupakan perbuatan melawan hukum dan bisa diancam dengan hukum pidana. Undang-Undang Perjudian Nomor 7 Tahun 1974 menegaskan bahwa, setiap bentuk kegiatan perjudian adalah merupakan tindak pidana dan diancam dengan hukuman pidana.

Penulis : HVD | YES