IBC, SANANA – Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) telah melakukan penyelidikan terhadap pelapor dugaan Penggunaan ijazah palsu Kepala Desa (Kades) Baleha Kecamatan Sulabesi Timur Arifin Ahmad.

Sejauh ini, Polres Kepsul telah melakukan penyelidikan terhadap satu orang pelapor bernama Arba Yakseb, yang melaporkan dugaan penggunaan ijazah palsu.

Ini yang disampaikan Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kepsul Iptu Aryo Dwi Prabowo melalui Bripka Julkifli Umamit kepada wartawan Senin (24/5/2021).

“Iya tadi kita sudah proses dugaan kasus ijazah palsu Kepala Desa Baleha dan hari ini kita baru periksa satu pelapor Arba Yakseb, besok kita periksa satu pelapor lagi, yakni Mandala Saputra,” ungkapnya.

Selain itu, menurut Julkifli akan selesai melakukan pemeriksaan pada kedua pelapor baru dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi-saksi, seperti Dinas Pendidikan Nasional (Diknas), mantan Kadiknas yang namanya tercantum dalam ijazah paket B (setara SMP) dan ijazah paket C (setara SMA).

“Selain Dinas Pendidikan, mantan Kepala Dinas yang namanya ada di dalam ijazah paket B dan ijazah paket C milik Arifin Ahmad, Kepala Sekolah SD Negeri Kaporo Amin Ibrahim juga akan diperiksa,” sambungnya.

Lebih lanjut Julkifli menyampaikanusai pemeriksaan pada sumber-sumber yang berkaitan dengan ijazah milik Kades Baleha Arifin Ahmad, setelah itu dilanjutkan dengan pemeriksaan terlapor yakni Arifin Ahmad.

“Untuk pelapor tadi kita sodorkan 16 pertanyaan seputaran ijazah palsu,” imbuhnya.

Penulis : Sarif | YES