IBC, Jakarta – Partai politik pendatang baru yang akan mewarnai kontestasi politik tahun 2024 mulai bermunculan, salah satunya Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA). Parpol ini akan dideklarasikan 1 Juni 2021 mendatang, bertepatan dengan peringatan Hari Kelahiran Pancasila.

PRIMA mengusung jargon Partainya Rakyat Biasa, Kaum 99 Persen. Partai ini juga mengklaim akan berjuang mewujudkan masyarakat adil makmur, menghadirkan politik kesejahteraan dan menjadi partai yang berwatak kerakyatan.

Berkaitan dengan program partai yang sejalan dengan perjuangan organisasi selama ini, Serikat Rakyat Mandiri Indonesia (SRMI) menyatakan diri mendukung secara penuh pendirian PRIMA.

Ketua Umum SRMI, Wahida Baharuddin Upa menilai partai ini akan menjadi harapan baru rakyat Indonesia. Sampai saat ini, partai-partai politik yang ada hanya dijadikan kendaraan oleh segelintir orang saja.

Oleh sebab itu, lanjutnya, SRMI secara organisasi mendukung secara penuh didirikannya partai ini dan berkomitmen untuk memenangkannya pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.

“Semoga deklarasi Partai Rakyat adil makmur tanggal 1 Juni lancar tidak kekurangan suatu apapun,” ujar Wahida dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (30/5/2021).

Wahida menjelaskan, saat ini Indonesia dihadapkan pada persoalan ketimpangan ekonomi yang akut. Perbedaan kesejahteraan ekonomi ini disebabkan oleh produk-produk kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat.

Selain itu, menurutnya, politik kesejahteraan masih absen di negara dengan penduduk kurang lebih 270 juta jiwa ini. Negara selama ini gagal dallam menjamin kesejahteraan bagi rakyatnya.

Tidak heran, hingga saat ini masih terdapat 22 juta rakyat yang kesulitan dalam mengakses pangan, akses air bersih baru di akses oleh 72 persen penduduk dan masih serta 3 juta rakyat yang belum dapat membaca dan menulis (buta huruf).

“Kita masih dihadapkan pada persoalan kemiskinan, ketimpangan ekonomi dan tidak terpenuhinya hak dasar warga negara,” jelasnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Sekretaris Jenderal SRMI, Hermawan, menambahkan bahwa  PRIMA berbeda dengan partai-partai yang ada saat ini. Menurutnya, partai ini benar-benar dilahirkan dari bawah, didirikan oleh tangan-tangan orang biasa.

“PRIMA dilahirkan oleh orang-orang biasa, rakyat kebanyakan atau kaum 99 persen. Mereka yang selama ini terlantar, diabaikan dan tidak didengarkan oleh parpol di parlemen. Selamat atas deklarasi Partai Rakyat Adil Makmur,” pungkasnya. (HK)