IBC, SUMSEL – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan (Sumsel) menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanggamus yang dipimpin wakil Ketua DPRD Tanggamus Provinsi Lampung terkait alokasi anggaran penanggulangan Bencana di Provinsi Sumsel, Lamis (3/6/2021).

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Sumsel H Iriansyah apresiasi kepada DPRD Kabupaten tanggamus yang dipimpin langsung oleh wakil Ketua Kurnian dan seluruh anggotanya dari Komisi III DPRD yang menunjukkan perhatiannya kepada BPBD Kabupaten Tanggamus.

“Sebenarnya sama kondisi bencana di Provinsi Sumsel dengan Kabupaten Tanggamus yaitu banjir bandang, tanah longsor, angin puting beliung dan kebakaran rumah tetapi yang membedakannya hanya saja Provinsi Sumsel ada bencana asa akibat dari kebakaran hutan dan lahan (karhutlah) karena Sumsel memiliki dan kabupaten Tanggamus hampir tidak ada,” ucapnya saat diwawancarai wartawan IBC usai menerima kunker DPRD Kabupaten Tanggamus dikantor BPBD Provinsi Sumsel, Kamis (3/6/2021).

Dia juga mengatakan BPBD Sumsel bekerjasama dengan Badan Restorasi Gambut (BRG) terkait menghadapi musim kemarau karena BRG Satuan tugas (Satgas) yang dibentuk dan dipimpin langsung oleh Gubernur dan wakil satgasnya Forkompinda yaitu Panglima Daerah Militer (pangdam) II Sriwijaya, Kapolda Sumsel, Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumsel serta satgas operasinya Komandan Korem (Danrem) dimana didalamnya ada satgas Pemadaman Darat, satgas pemadaman Udara, satgas penegakan hukum, satgas sosialisasi dan satgas doa

“Satgas BRG ini merupakan bagian dari kita untuk melaksanakan bagaimana mencegah dan mengendalikan karhutlah karena asap yang ditimbulakan mengakibatkan gangguan kesehatan dan gangguan posisi udara, darat dan laut yang mengakibatkan banyak terjadi kecelakaan karena jarak pandangan pendek, oleh karena itu semua sektor menjadi bagian dari penanggulangan bencana asap akibat dari Karhutlah,” tandas Iriansyah.

Sementara Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tanggamus Kurnain memimpin Kunker Komisi III DPRD Kabupaten Tanggamus terkait alokasi anggaran penanggulangan bencana di Provinsi Sumsel

“Dengan Kunker ini kami banyak mendapatkan pengetahuan dari Provinsi Sumsel bagaimana cara penanganan penanggulangan bencana karena antara provinsi Sumsel dan Kabupaten Tanggamus banyak kesamaan bencananya yaitu longsor karena ada dataran tinggi, hutan gambus, banjir dan angin puting beliung,” ujar Kurnain.

Kurnain mengatakan dalam kunker ke Provinsi Sumsel DPRD Kabupaten khususnya Komisi III DPRD Tanggamus sudah banyak mendapatkan pengetahuan bagaimana mengalokasikan anggarannya, tidak hanya berbicara tentang tanggap daruratnya saja tetapi juga berbicara tentang pra bencana dan pasca bencana.

“Ini akan kita implementasikan, kebetulan kawan-kawan disini selain dari Komisi III ada juga kawan-kawan dari Badan Anggaran (Banggar) dan nanti akan kami diskusikan lebih jauh kemudian akan kita masukan diprogram tanggab darurat bencana,” katanya.

Terakhir Kurnain menuturkan bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) untuk BPBD Tanggamus butuh banyak pendidikan dan pelatihan dalam hal kesiapan ketika ada bencana

“Setelah Kunker ke BPBD Sumsel ini kedepannya kita akan bahas dengan BPBD kabupaten Tanggamus, ketika akan membahas anggaran akan kita alokasikan anggaran penanggulangan bencannya baik tanggab darurat, pra bencana maupun pasca bencana,” tutupnya.

Penulis : Zul | YES