IBC, TALIABU – Kabag Tata Kelola Pemerintahan, Pemda Taliabu, Maluku Utara (Malut) Amrul Badal mengatakan setidaknya ganti rugi lahan warga di beberapa desa telah terbayarkan. Lahan tersebut berlokasi di Desa Todoli dan Desa Samuya, Pulau Taliabu, Maluku Utara (Malut).

“Kemudian di Desa Bahu ternyata sebagian ada yang belum (dibayar), terus di Desa Pencado juga sebagian sudah (terbayarkan), cuma saya lihat belum ada progres lagi ini, tapi saya lihat permintaan (pembayaran) semuanya sudah ada di Keuangan (Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah/ (BPKAD – red,” beber Amrul seraya menegaskan bakal melunasi seluruhnya, Rabu (16/6/2021) kemarin.

Kabarnya, lahan yang sebelumnya dibebaskan oleh Pemda sebagai upaya untuk meningkatkan akselerasi pembangunan infrastruktur di Taliabu, termasuk perluasan ruas jalan.

Meski begitu, kata Amrul, masih tersisa banyak pemilik lahan yang belum dibayarkan. Seperti beberapa lahan yang berlokasi di Kecamatan Taliabu Timur Selatan, Pulau Taliabu.

Pasalnya, Amrul mengakui, soal pembayaran lahan tahun ini belum bisa dituntaskan.

“Karena ini orang punya hak, meskipun terlambat tetap kita selesaikan,” ujar Plt Sekwan itu.

Dijelaskan, mekanisme pembayaran lahan itu berdasarkan jumlah tanaman serta dinilai langsung oleh tim penilai yakni Appraisal.

“Sehingga kompensasi yang diterima pemilik lahan memulai rekening berbeda-beda,” jelas Amrul.

Sementara itu, Kerja BPKAD Taliabu Irwan Mansur tidak berada di kantornya saat ingin dimintai konfirmasi pada Kamis (17/6/2021).

Penulis : HVD | YES