IBC, JAKARTA – Ketua Umum Rembuk Nasional Aktifis 98 Sayed Junaidi Rizaldi (SJR) menilai tentang rangkap jabatan Komisaris oleh Bambang Brodjonegoro tidak melanggar batas yang ditentukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sejauh sesuai aturan OJK untuk perusahaan tbk dan tidak dibidang yang sama.

Seperti yang dilansir detik.com (17/6/2021) Bambang menjelaskan tentang POJK no 33 thn 2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, selanjutnya juga ada Peraturan Menteri BUMN no PER-10/MBU/10/2020 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pengangkatan dan Pemberhentian Anggota Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Badan Usaha Milik Negara.

“Saya pikir secara aturan tidak ada yang dilanggar, dan biarkan prof Bambang bekerja dulu setelah itu baru kita koreksi jika memang ada yang harus dikoreksi, bukan kita nyinyir dulu padahal kita belum liat hasil kinerjanya,” tegas Sayed melalui keterangan tertulisnya yang diterima IBC, Sabtu (19/6/2021).

Sayed menyatakan walau Bambang sudah tidak jadi menteri namun masih bisa bantu Jokowi dan negeri ini patut diacungi jempol.

“Legowonya prof Bambang masih bisa bantu Jokowi dan negeri ini walau sudah tidak menjadi Menteri patut kita ancung jempol karena yang biasanya tidak berkuasa langsung menjadi nyinyir terhadap Jokowi karena power syndrom,” tegas pria yang pernah jadi anggota DPRD di Riau ini.

Penulis : DS | YES