IBC, SUMSEL – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) kerja sama dengan Badan Pengelola Usaha (BPU) Universitas Sriwijaya (Unsri) kerjasama terkait pelatihan tenaga ahli kontruksi dan inhouse training KPBU bagi pengguna jasa/ASN dilingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) diruang rapat kantor KPA Unsri Palembang, Selasa (22/6/2021).

Rektor Unsri H Anis Saggaf menjelaskan jika negara ingin maju ada tiga hal yang harus digabungkan yaitu akademisi Perguruan Tinggi, Goverment dan pengusaha atau pebisnis

“Yang dilakukan Pemprov Sumsel hari ini adalah menggabungkan kerja sama dengan Unsri, karena dengan hadirnya Unsri tujuan utamanya adalah untuk Sumsel sehingga kita mencoba bersama-sama Kadis Perkim dan Gubernur sudah Memorandum Of Understanding (MoU) dengan menyampaikan supaya semakin dirapatkan kerjasamanya agar ahli-ahli kita bisa dipakai untuk kepentingan menopang kegiatan Pemprov Sumsel,” ucapnya.

Anis mengatakan kerja sama ini merupakan awal dari pada Unsri untuk turun gunung, tidak hanya memberikan teori-teori saja dan termasuk kaitannya dengan merdeka belajar yang diminta oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Tehnologi (Kemendikti) RI

“Kita yang mentraining mereka dimana pesertanya ada juga mahasiswa dan dosen yang ikut didalam kegiatan proyek Dinas Perkim dilapangan dan sekaligus terlaksananya program merdeka belajar,” katanya.

Selanjutnya Anis juga mengatakan sesuai dengan arahan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, dosen juga wajib ikut merdeka belajar. Oleh karena itu dosen harus turun gunung dimana 30 persen aktivitas dosen harus diluar dan akan menyambungkan langsung kerjasama ini tidak hanya training saja tetapi kerjasama yang lain juga

“Mudah-mudahan Sumsel akan maju sesuai apa yang sudah digaungkan oleh Gubernur maju untuk semua, dan oleh karena itu semuanya harus bekerja termasuk Media yang akan memberitakan hal-hal yang produktif,” harapnya.

Sementara Kepala Dinas Perkim Provinsi Sumsel Basyaruddin Akhmad mengatakan komposisi kegiatan hari ini menggandeng Unsri untuk meningkatkan kompetensi sumber daya aparatur dilingkungan Pemprov Sumsel dan 17 Kabupaten Kota se-Sumsel

“Kegiatan hari ini kita menindaklanjuti MoU Gubernur Sumsel dengan pihak Unsri untuk meningkatkan pelatihan pengabdian kepada masyarakat sehingga hari ini kita lakukan launching pembukaan dimulainya pelatihan dimana program pelatihannya yaitu training of trainers dari jasa kontruksi, pelatihan tenaga ahli air minum, tenaga ahli bangunan, Inhouse KPBU, pelatihan tenaga ahli jalan,” ujar Basyaruddin.

Basyaruddin mengharapkan dengan kerjasama ini dapat meningkatkan kompetensi dari sumber daya aparatur minimal staf-staf aparatur dilingkungan Pemprov Sumsel dan Pemerintah daerah 17 kabupaten kota mempunyai kompetensi yang layak untuk dalam mengantisipasi perkembangan zaman

“Kita pilih kerja sama dengan Unsri karena Unsri banyak tenaga-tenaga ahlinya dan kami sendiri juga banyak alumni Unsri dan semoga dengan kerjasama ini kami sama-sama memberdayakan koordinasi antara Unsri dan pemerintah sendiri,” tutupnya.

Penulis : Zul | YES