IBC, JAKARTA – Nama Fadjroel Rachman, juru bicara (Jubir) Presiden Joko Widodo (Jokowi) belakangan beredar menjadi salah satu calon yang diajukan menjadi duta besar (dubes) RI untuk Kazakhstan. Nama Fadjroel mencuat setelah sebelumnya masuk dalam surat daftar dubes yang dikirim ke DPR RI.

Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas mengatakan beralihnya Fajroel menjadi Dubes Kazakhstan berpotensi akan kekosongan jubir presiden.

“Atas beredarnya nama Fajroel sebagai salah satu calon duta besar yang diajukan oleh presiden kepada DPR RI untuk menjadi Dubes Kazakhstan tentu akan terjadi kekosongan jubir presiden yang selama ini dipercayakan kepada Fajroel,” ujar Fernando Sitorus kepada IBC, Sabtu (26/6/2021).

Menurut Fernando, atas kekosongan jubir Presiden, dirinya menyarankan Presiden Jokowi untuk mengambil juru bicara yang mumpuni menjalankan tugas dan fungsinya yang mewakili presiden dalam menyampaikan kebijakan, keputusan dan pendapat presiden agar sampai kepada masyarakat dengan baik dan masyarakat mengerti serta memahami.

“Presiden harus memilih yang memiliki kemampuan membangun komunikasi dengan baik dengan para media dan masyarakat melalui sarana komunikasi yang saat ini dipermudah dengan adanya media sosial” ucapnya.

Lanjut pengamat politik sekaligus akademisi di Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Jakarta itu, Presiden Jokowi perlu memillih jubir yang memiliki inisiatif dan juga intensif menyampaikan informasi kepada masyarakat.

“Tentunya banyak nama yang dapat dipertimbangkan oleh Jokowi untuk mengisi posisi tersebut, saya rekomendasikan beberapa nama kawan – kawan aktifis 98 seperti Adian, Wahab Talaohu, Eli Salomo dan Sayed Junaidi atau sering dipanggil Pakcik, mereka ini sudah teruji mampu mengelola cara beretorika, berkomunikasi yang baik dan tentunya jaringan grass root yang sudah teruji,” sambung Fernando.

Fernando menilai, nama-nama yang dia rekomendasikan sudah tepat untuk dipertimbangkan Jokowi sebagai jubir selanjutnya.

“Nama-nama ini sudah lama saya perhatikan dan mereka mampu tampil untuk menyampaikan informasi mengenai kebijakan pemerintah agar sampai masyarakat. Sehingga sangat tepat apabila Jokowi mempertimbangkan mereka, karena selama ini secara tidak langsung mereka juga sudah menjalankan sebagai jubir Presiden dan pemerintah” imbuhnya.

Penulis : GKS | YES