IBC, SUMSEL – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sumatera Selatan (Sumsel) Indro Purwoko meresmikan Sarana Asmasi Edukasi (SAE), Sentral Pelayanan Terpadu (SPT) dan Ruangan Kunjungan (RK) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tanjung Raja jalan Sultan Mahmud Badaruddin II Kabupaten Ogan Ilir, Rabu (7/7/2021).

Indro Purwoko mengatakan Sarana Asmilasi Edukasi (SAE) merupakan sarana ekstra murah melalui implementasi keterampilan dalam kegiatan serta mengedukasi masyarakat terhadap kegiatan kemandirian yang dilakukan di Lapas kelas II A Tanjung Raja

“SAE bertujuan untuk mengoptimalkan pembinaan kemandirian, membaurkan mantan narapida ketengah masyarakat dan membuka peluang parsitipasi serta edukasi bagi masyarakat tentang produk hasil pembinaan kemandirian sehingga berpadunya jumlah positif penyelenggaraan disistem pemasyarakatan,” ujarnya.

Ia juga menuturkan bahwa program SAE merupakan program untuk pembinaan kemandirian bagi warga binaan melaksanakan asmilasi di luar tembok berdasarkan keputusan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor PAS-403.PK.01.04.04 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Sarana Asimilasi dan Edukasi di Lembaga Pemasyarakatan

“Pelaksanaan Program SAE di Lapas Kelas II A Tanjung Raja dilakukan dengan menggunakan lahan yang sedikit dengan menyesuaikan dengan lahan yang ada sehingga dapat dilaksanakan beberapa program SAI yaitu menanam sayuran, budidaya ikan lele dan ternak jangkrik, dan jika ada lahan dari pemerintah daerah untuk dipakai Program SAI akan lebih bagus,” kata Indro.

Selanjutnya Indro menghimbau kepada Lapas Kelas II A Tanjung Raja terkait dengan keamanan teman-teman yang mengambil kebijakan harus ekstra hati-hati karena kondisi bangunan lapas Kelas II A Tanjung Raja sangat menggedaskan.

“Semoga lapas Kelas II A Tanjung Raja cepat menambah dan meningkatkan layanan kepada masyarakat dan khususnya untuk warga binaan menjelang bebas agar persiapkan diri supaya bisa diterima ditengah masyarakat,” imbuhnya.

Sementara Kepala Lapas Kelas II A Tanjung Raja Ramdani Boy mengatakan Peresmian fasilitas SAE, SPT dan RK merupakan fasilitas pelayanan publik yang diresmikan oleh Kakanwil Kemenkumham Sumsel

“Terima kasih kepada Kakanwil Kemenkumham Sumsel Indro Purwoko yang telah meresmikan sarana fasilitas untuk kami melakukan pelayanan prima kepada masyarakat dan keluarga warga binaan,” ucap Roy.

Roy menjelaskan dengan program SAE mengenalkan warga binaan kepada masyarakat luar sebelum mereka bebas dimana mereka akan belajar berternak ikan lele, jangkrik dan berkebun sayuran sehingga mereka memiliki keahlian dan menjadi modal mereka untuk mandiri karena mencari pekerjaan semakin susah

“Jika warga binaan akan belajar mengikuti program SAE harus mengikuti proses dengan persyaratan telah mengikuti setengah masa pidana menjelang 2 per 3 untuk diusulkan bebas bersyarat dengan ketentuan berkelakuan baik, tidak pernah melanggar tata tertib dan ada keluarga sebagai penjamin,” tutupnya.

Penulis : Zul | YES