IBC, JAKARTA – Ketua Umum Rembuk Nasional Aktifis 98 Sayed Junaidi Rizaldi (SJR) menegaskan bahwa konsep Negara Gagal atau Failed Nation itu amerikanik betul.

“Saran saya baca buku Noam Chomsky yang berjudul The Failed States : The Abuse of Power and The Asault On Democracy, disitu menjelaskan konsep Negara Gagal muncul dan kenapa jadi propaganda Amerika, dan standar gandanya konsep tersebut, bahkan yang menarik konsep Negara Gagal ya konsep gagal karena variabel nya abu – abu bias barat betul, sehingga para ahli tidak ada kesepahaman apa itu konsep negara gagal, konteks ini ego nya Amerika ya,” tegas lulusan pasca politik UI ini.

Pak Cik biasa Sayed dipanggil menyampaikan sebenarnya kritik otokritik itu hal yang wajar tapi harus pas juga jangan sampai maksudnya baik tapi salah pula tindakannya.

“Sebenarnya kritik otokritik itu hal yang wajar tapi kan harus pas juga, jangan sampai maksudnya baik tapi salah pula tindakannya, jika bicara soal keilmuan, harus kuat di bacaan dulu, jangan sampai mengunakan idiom idiom barat, teori-teori, biar kelihatan gagah, yang dengerin di buat terkagum-kagum, kagum karena ngga paham dan ngerti soalnya,” ujar penggemar kegiatan mendaki gunung ini.

Selanjutnya SJR menuturkan seharusnya kita fokus dulu menghadapi pandemi ini karena kita semua ingin pandemi ini cepat berlalu dari negara kita ini.

“Jika kita meminjam istilah Chandhoke tentang Benturan Negara dan Masyarakat sipil, nah saya melihat ada yang mendorong-dorong pola ini, padahal harusnya kita fokus dulu aja menghadapi pandemi ini, semuanya kita mau pandemi cepat berlalu kok, pengali makam yang kerja siang malam, aparatus negara siang malam juga mencari solusi solusi terbaik, jika sudah berlalu baru kita “bertarung secara jantan pada pilpres 2024”, kasihan rakyat dicekoki obat kebencian terus, terus jika negara ini terbelah-belah, bagaimana pertanggungjawaban kita pada pendiri bangsa ini, pada anak cucu kita nanti ?,” tanya putra Riau ini menutupi pembicaraannya.

Penulis : FA | YES