IBC, TALIABU – Sejumlah titik kawasan jalan raya di Kabupaten Taliabu, Maluku Utara, mengalami kerusakan. Khususnya di Kecamatan Lede, warga setempat sontak menanam Pohon Kelapa pada kubangan jalan tersebut.

Aksi warga itu, mulai tersorot viral di sejumlah media sosial seperti group Whatsapp dan Facebook, Kamis (15/7/2021).

Kabarnya, meski kondisi jalan aspal sebelumnya, kerusakan badan jalan tersebut adalah dampak dari alat berat berupa mobil eksa (alat berat) dan truk yang mengangkut material untuk melintasi area sekitar.

Ketua Himpunan Mahasiswa Taliabu (HMT) Cabang Ternate, Juris Gunawan, mengaku bahwa aksi dramatis itu dilakukan sebagai bentuk kritik warga ke Pemerintah Daerah.

“Menanam pohon kelapa di jalan rusak itu sebagai kritikan kepada Pemerintah Desa Balohang, Camat Lede dan Kabupaten Pulau Taliabu, yang tidak becus mengawal proses penimbunan jalan,” kata Juris yang juga merupakan warga setempat, Kamis (15/7/2021).

Juris bilang, dampak aktivitas alat berat ini berpengaruh buruk kepada lingkungan. Bahkan, kata dia, hal tersebut mengancam keselamatan para pengendara saat melewati jalan tersebut.

Ia menyarankan, seharusnya oknum pengrusak jalan raya bisa melihat situasi cuaca saat ini, dimana ketika musim penghujan jalan dibeberapa lokasi terkesan hancur.

“Secara umumkan pasti mereka ketahui, bahwa jalan di Taliabu kalau hujan ada yang tergenang air bahkan ada yang rusak parah,” ingatnya.

Untuk itu, Juris menegaskan, pihaknya bakal mengonsolidasi massa untuk demonstrasi persoalan tersebut.

“Jika tidak dibenahi jalan ini, Pemerintah Desa Balohang, Kecamatan Ledek bahkan Pemda Taliabu, akan kami tuntut dalam bentuk aksi demo dalam waktu dekat,” ungkapnya.

Penulis : HVD | YES