IBC, JAKARTA – Rencana pemerintah memperpanjang masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga akhir Juli atau 31 Juli 2021 mendapat kritikan dari berbagai pihak.

Salah satunya kritik dari Organisasi Relawan Jokowi yakni Komite Rakyat Nasional (KORNAS) Jokowi, melalui Sekretaris Jenderal (Sekjen) Akhrom Saleh meminta Presiden Jokowi untuk meninjau kembali pembelakuan atau diperpanjangnya (PPKM) Darurat hingga akhir Juli ini.

“Pertama sikap Kornas-Jokowi tentunya meminta Presiden Jokowi agar meninjau kembali pemberlakuan atau diperpanjangnya PPKM Darurat hingga akhir bulan Juli ini. Sebab diperpanjangnya PPKM Darurat semakin memperburuk keadaan, yang tentunya masyarakat semakin terhimpit ekonominya,” ujar Akhrom kepada IBC melalui keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (17/7/2021).

Kedua, lanjutnya, Kornas-Jokowi meminta agar Presiden Jokowi juga mengevaluasi target vaksinasi per-hari sebanyak 2 juta orang yang divaksin.

“Apakah hal itu sudah mencapai target? Dan, jika hal itu belum mencapai target, maka, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin patut dievaluasi kinerjanya,” tegas Akhrom.

Terakhir imbuh Akhrom menegaskan, bahwa vaksinasi jika sudah mencapai target dan terciptanya herd imunity maka, apa masih perlu PPKM Darurat diperlukan.

“Kami juga menilai, jika vaksinasi sudah mencapai target dan terciptanya kekebalan komunitas (herd immunity), apa masih perlu PPKM Darurat?,” tanya Akhrom.

Untuk itu pihaknya dengan tegas meminta kepada presiden Jokowi agar meninjau ulang diperpanjangnya PPKM Darurat, dan meminta agar Menkes dievaluasi kinerjanya terkait 2 juta vaksinasi per hari apakah telah mencapai target atau sebaliknya belum mencapai target yang telah tentukan oleh Presiden Jokowi sebelumnya.

Penulis : DS|YES