IBC, JAKARTA – Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Seknas-Jokowi menyampaikan bantahan dan klarifikasi terkait dengan beredarnya Siaran Pers tentang perubahan pimpinan DPN Seknas-Jokowi.

“Bahwa sesuai arahan Ketua Dewan Penasehat Seknas-Jokowi, bapak Sidarto Danusubroto, dan disepakati oleh wakil-wakil dari DPN dan DPW dari pihak-pihak yang menginginkan segera dilakukannya munas dan munaslub, maka telah disetujui pengangkatan saudara Helmy Fauzi sebagai caretaker Seknas-Jokowi. Selanjutnya Caretaker dalam bekerja akan dibantu dan didampingi oleh wakil dari masing-masing pihak,” kata Caretaker Seknas-Jokowi, Helmy Fauzi melalui keterangannya diterima IBC Minggu (20/7/2021).

Helmi menyampaikan caretaker tersebut telah melakukan serangkaian rapat-rapat dengan perwakilan dari pengurus-pengurus wilayah.

Caretaker sesuai dengan kesepakatan tersebut, telah melakukan serangkaian rapat-rapat dengan perwakilan dari pengurus-pengurus wilayah yang mendukung munas maupun munaslub untuk mencari titik temu,” jelasnya.

Menurut Helmi, bahwa pengangkatan Sereida Tambunan yang mengangkat dirinya sendiri sebagai pejabat sementara (Pjs) Ketua Umum DPN Seknas-Jokowi merupakan tindakan yang melanggar kesepakatan.

“Pernyataan yang dibuat oleh saudari Sereida Tambunan yang mengangkat
dirinya sendiri sebagai Pjs. Ketua Umum DPN Seknas-Jokowi merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan dan melanggar kesepakatan serta tidak merepresentasikan Seknas-Jokowi,” ujarnya.

Dirinya juga menegaskan bahwa Sereida Tambunan sudah tidak tercatat lagi sebagai DPN Seknas-Jokowi sejak November 2019. “Untuk diketahui oleh semua pihak, bahwa Saudari Sereida Tambunan, sejak bulan November 2019, telah tidak lagi aktif di DPN Seknas-Jokowi, karena yang bersangkutan membentuk organisasi baru yang bernama Pergerakan Indonesia, di mana yang bersangkutan jadi Ketua Umumnya,” ungkap Helmy.

Demikian ia menutup diakhir keterangannya, bahwa bantahan dan klarifikasi ini dibuat agar tidak ada penyesatan informasi. “Demikian bantahan dan klarifikasi ini kami sampaikan, agar tidak terjadi penyesatan informasi dan untuk permaklumkan oleh semua pihak,” pungkasnya.

Penulis : DS | YES