IBC, TALIABU – Akibat belum adanya ganti rugi pembayaran lahan, warga Desa Todoli, Kecamatan Lede, melakukan pemalangan jalan lintas.

Pemblokiran jalan lintas itu dimulai sekitar pukul 07:00 WIT, Kamis (22/7/2021), berlokasi di antara Desa Todoli dan Desa Tikong, Kecamatan Taliabu Utara, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara.

Dalam papan palang tersebut di dalamnya tertulis “Hati-hati! Jalan Ini Torang Palang Karna Pemda Balom Bayar, Ttd: Ahli Waris”.

Busri Taher, selaku ahli waris mengungkapkan, hingga kini jalan tersebut belum sempat dibayar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Taliabu.

“Memang untuk jalan jalur itu sebagian telah terbayar, bahkan telah turun tim penilai (Aprisal – red). Namun informasi yang kami terima bahwa, ganti rugi hanya membayar tanaman tapi ternyata pembayaran itu ada harga tanah, sehingga tanah kami pun belum jelas pembayarannya,” kata Busri kepada IBC usai memalang jalan lintas, Kamis (22/7/20121).

Menurutnya, aksi pemalangan ini merupakan tuntutan keadilan kepada pihak Pemkab Taliabu. Justru, kata Busri, sebagian tanah warga telah terlunasi dan terkesan tebang pilih pembayaran tersebut.

“Kami telah mengalami kerugian, kita tidak menghalang-halangi pembangunan tetapi mengapa yang lain sudah terbayar kami belum mendapat kejelasan. Apalagi memang anggarannya sudah disiapkan Pemerintah, makanya kami melakukan pemalangan,” ungkapnya.

Sementara itu, Busri menegaskan, pihaknya bakal membuka poros jalur lintas yang dipalang, apabila dilunasi lahan yang dimaksud.

“Kami harap, Pemkab Taliabu segera melakukan pembayaran, karena kami membuka pemalangan sampai jalan di lokasi kami terbayar,” tegas warga Todoli itu.

Penulis : HVD | YES